Pengamen Ditemukan Tewas di Tasikmalaya
Pengamen yang Ditemukan Tewas di Tasikmalaya Disebut Terkena Stroke
Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya kota AKP Herman Saputra, dugaan sementara belum bisa disimpulkan tapi korban memiliki penyakit sudah lama.
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Wartawan TribunnewsPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Polres Tasikmalaya Kota menyatakan, bahwa pengamen yang ditemukan tewas di rumah milik rekannya di Kampung Buninagara 2, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya pada Senin (2/9/2024), mengidap penyakit stroke.
Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya kota AKP Herman Saputra, dugaan sementara belum bisa disimpulkan tapi korban memiliki penyakit sudah lama.
"Untuk informasi awal bahwa si korban penyakit stroke dan hipertensi," jelasnya.
Baca juga: Usai Pelantikan Anggota DPRD Terpilih, Puluhan Mahasiswa Demo di Depan Komplek Pemkab Tasikmalaya
Selain itu, pihaknya terus mengumpulkan barang bukti yang dilakukan petugas di lokasi kejadian.
"Kami masih menggali informasi dari pihak lain dulu," ungkapnya.
Sebelumnya mayat pria yang diketahui bernama Sandi (25) itu ditemukan pertama kali olehtemannya, Sandra Hadi Cahyadi, yang hendak berangkat kerja sekira pukul 08.00 WIB.
Baca juga: Daftar Nama 50 Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Terpilih Periode 2024-2029
"Mau berangkat kerja pukul 08.00 WIB. Kaget pas lihat posisi sudah dalam keadaan meninggal," kata Sandra kepada wartawan TribunPriangan.com,
Menurut Sandra, korban sehari-harinya bekerja sebagai pengamen dan kerap menumpang di rumah temannya.
"Kalau kesehariannya mengamen, untuk alamat korban asal Bojong," katanya. [*]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-penanganan-Stroke.jpg)