Selasa, 14 April 2026

Pabrik Serabut Tapas Milik Seto asal Cilacap Nyaris Ludes Dilahap Api, Penyebab Belum Diketahui

Pabrik Serabut Tapas Milik Seto asal Cilacap Nyaris Ludes Dilahap Api, Penyebab Belum Diketahui

Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
istimewa
Pabrik Serabut Tapas Milik Seto asal Cilacap Nyaris Ludes Dilahap Api, Penyebab Belum Diketahui 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Belum diketahui penyebabnya, pabrik serabut tapas di Pengolahan RT 13/06 Desa Karangmulya Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran mengalami kebakaran.

Peristiwa kebakaran di pabrik serabut tapas milik Seto asal Cilacap Jawa Tengah ini terjadi Jum'at (9/8/2024) sekitar pukul 03.30 WIB.

Lahan pengolahan serabut tapas dengan luas 20 x 20 meter persegi di pabrik tapas itu nyaris ludes terbakar dilahap api. 

Beruntung, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pangandaran berhasil memadamkan api di lokasi tersebut.

Danramil 2506/Padaherang, Kapten Inf. Jamino mengatakan, setelah menerima informasi kebakaran pihaknya bersama Muspika lain mendatangi lokasi TKP.

"Alhamdulillah, di lokasi TKP sudah mulai teratasi dengan dibantu 1 unit mobil Damkar untuk pemadaman," ucap Jamino dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Jum'at (9/8/2024) siang.

Peristiwa kebakaran di pabrik tapas tersebut memang terjadi sejak pagi hari. Api merambat ke serabut tapas yang berada di lokasi TKP.

"Kondisi serabut tapas luarnya sudah hitam, tapi di dalam tumpukan tapasnya masih nyala.  Selain serabut tapas, 3 unit mesin besar penghancur tapas juga ikut kebakaran," katanya.

Namun setelah datang satu mobil pemadam kebakaran, bersyukur rambatan api di satu ruangan pabrik serabut tapas itu berhasil dipadamkan.

"Alhamdulillah, saat kejadian tidak ada korban jiwa. Hanya, pemilik pasti mengalami kerugian cukup besar. Tapi, untuk besaran kerugiannya kita belum tahu," ucap Jamino.

Sementara penyebab kebakaran di pabrik serabut tapas tersebut, Ia mengaku belum mengetahui secara pasti. 

"Kita belum tahu penyebabnya. Mungkin bisa karena faktor korsleting listrik, puntung rokok atau dugaan lainnya," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved