Tangani Stunting, Pemkot Tasikmalaya Punya Program Damaskus, Baru Berjalan 3 Bulan
Tangani Stunting, Pemkot Tasikmalaya Punya Program Damaskus, Baru Berjalan 3 Bulan
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: ferri amiril
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Dalam mengentaskan kasus stunting di Kota Tasikmalaya, pemerintah setempat punya program yang bernama Dapur Masyarakat Khusus Anak Stunting (Damaskus).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat, program Damaskus baru berjalan 3 bulan belakangan ini.
"Itu 'kan programnya sudah kami mulai sejak 3 bulan yang lalu. Nah, 'kan hari ini masuk bulan keempat, saatnya evaluasi dan ternyata kelihatannya dari angka-angka, dari persentase keberhasilannya itu 61 persen. Tentu ini akan kami verifikasi, tadi juga hal ini sudah disampaikan ke Pak Pj Wali Kota Tasikmalaya," ucapnya kepada TribunPriangan.com saat ditemui pada Selasa (6/8/2024).
Menurut Uus, penanganan stunting harus dilakukan oleh semua pihak, tidak bisa hanya oleh Dinas Kesehatan saja.
"Karena 'kan faktor stunting itu banyak sekali. Tidak hanya faktor kesehatan secara langsung, tapi ada yang tidak langsung, seperti faktor lingkungan yang bisa menyebabkan penyakit kronik, diare kronik, dan lain sebagainya. Itu 'kan erat kaitannya dengan lingkungan," jelasnya.
Budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tambah Uus, perlu digenjot lagi.
"Enggak semudah yang kita ucapkan ya, menjaga kesehatan lingkungan itu. Untuk ber-PHBS itu ternyata susah juga, jadi perlu edukasi yang terus dan kerjasama dari semua pihak," jelasnya.
"Sebetulnya, (untuk menjaga kesehatan) tidak harus selalu yang mahal, bisa dengan protein nabati, tempe, tahu. Harus memperhatikan lebih kandungan makanan, dan yang terpenting itu 'kan ruang-ruang pemerintah juga sudah menyiapkan itu, mudah-mudahan ini bisa diakseslah untuk perbaikan gizi masyarakat," lanjut Uus.
Di Kota Tasikmalaya sendiri, program Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk penambahan gizi diberi nama Damaskus tersebut.
"Ini supaya mudah ingat, maksudnya Pak Pj Wali Kota 'kan seperti itu. Ini ada dapurnya loh di sini, maksudnya dapur masak khususnya ada di sini, yang mengawasinya puskesmas setempat bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya," jelas Uus.
"Jadi, apapun akan kami lakukan untuk mempermudah masyarakat agar bisa mengakses fasilitas layanan yang sudah kami siapkan. Nah, kadang 'kan kalau tidak begitu, kita masak tapi masyarakat enggak tahu. Makanya, okelah hari ini kami branding namanya sebagai Damaskus, biar masyarakat ramai, biar kedengaran, jadi dibikin singkatan," pungkasnya. (*)
| BMKG Prediksi Kota Tasikmalaya Hujan Ringan Hari Rabu Ini, Pagi Masih Cerah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Minta Bebaskan Lahan Untuk Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya |
|
|---|
| Pemkot Tasikmalaya Gelar FGD untuk Dengarkan 11 Aspirasi Serikat Buruh |
|
|---|
| Suarakan Hapus Outsourcing dan Upah Murah! Ribuan Buruh Asal Tasikmalaya Menuju Jakarta |
|
|---|
| Wali Kota Tasikmalaya Lepas Ribuan Buruh Untuk Peringati May Day 2026 di Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Sistem-elektronik-Pencatatan-dan-Pelaporan-Gizi-Berbasis-Masyarakat.jpg)