Berdayakan Perempuan Lewat Budidaya Ulat Sutra Guna Pengembangan Komunitas dan Ekonomi
Penanaman pohon murbei dan budidaya ulat sutra dapat membuat langkah maju dalam konservasi lingkungan dan pemberdayaan perempuan.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - JCI Bandung menyambut delegasi JCI Jepang untuk percepatan program inovatif 'smile by action' dan bekerjasama dengan KUN humanity system.
Program tersebut didedikasikan untuk pemberdayaan perempuan di Desa Cileunyi melalui budidaya ulat sutra yang bertujuan mencari solusi terhadap perubahan iklim, meningkatkan pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan komunitas.
Pada 29-31 Juli 2024, delegasi Jepang datang ke Bandung untuk mengevaluasi kemajuan dan pelaksanaan inisiatif transformatif ini yang sudah berjalan selama sekitar enam bulan.
Baca juga: Ternyata Ulat Bulu Tak Hanya Menyerang Satu Rumah di Pangandaran
"Kunjungan itu memberi kesempatan bagi delegasi untuk menyaksikan berbagai aspek program, termasuk budidaya ulat sutra, pembangunan infrastruktur dan penyediaan peralatan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan itu," ujar Local President JCI Bandung, Teguh Panjireza, Selasa (6/8/2024).
Menurut dia, program smile by action adalah bukti nyata apa yang bisa mereka capai ketika bersatu untuk tujuan bersama.
Inisiatif itu tak hanya menangani isu lingkungan tapi juga memberdayakan perempuan di komunitas mereka, memberikan keterampilan, dan kesempatan untuk meningkatkan kondisi ekonomi mereka.
Baca juga: Berkunjung ke Kampus UMKM Shopee Bandung Guna Tumbuhkan Semangat Berwirausaha
Founder KUN humanity system, Chandra Sembiring menuturkan, tujuan menciptakan solusi berkelanjutan dan berdampak pada tantangan global.
Melalui penanaman pohon murbei dan budidaya ulat sutra, mereka membuat langkah maju dalam konservasi lingkungan dan pemberdayaan perempuan.
"Selama kunjungan delegasi turut serta dalam penanaman 50 pohon murbei yang merupakan sumber makanan utama untuk ulat sutra. Jadi, tindakan ini melambangkan harapan dan keberlanjutan bagi perempuan di Cileunyi, yang sudah menerima pelatihan intensif dalam teknik budidaya ulat sutra, pemintalan benang sutra, dan produksi kain sutra," katanya.
Baca juga: Ramadan 1445 H Jadi Momen Berbagi, IRT di Bandung akan Diberdayakan Lewat Budidaya Ulat Sutra
Selain itu, program itu juga telah memfasilitasi pembangunan infrastruktur yang diperlukan, termasuk rumah ulat sutra dan pusat pelatihan, serta menyediakan peralatan penting.
Sehingga, program smile by action menjadi contoh sukses kolaborasi internasional yang membawa perubahan signifikan dan berkelanjutan bagi komunitas lokal.
"Semoga program ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perempuan di Cileunyi, menciptakan peluang pekerjaan baru dan mendorong kemandirian ekonomi. Lewat program ini, para perempuan di Desa CIleunyi diberikan edukasi dan pelatihan tentang teknik budidaya ulat sutera, mulai penanganan ulat sutera, pemintalan benang sutera, hingga produksi kain sutera. Program ini juga telah membantu membangun infrastruktur yang diperlukan, termasuk rumah ulat sutera dan pusat pelatihan, serta menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk proses produksi," ucapnya.(*)
| 28 Desa dan 6 Kecamatan di Kabupaten Bandung Harap-harap Cemas, Lelang Tol Geta Mandeg |
|
|---|
| Jadwal Persib Bandung di Sisa 7 Pertandingan, Lawan Dewa United di Banten |
|
|---|
| Sergio Castel Hingga Kini Masih Mandul Gol di Persib, Bojan Angkat Bicara |
|
|---|
| Dirut PT BDS BUMD Pemkab Bandung Jadi Tersangka Korupsi, Negara Rugi Rp128,5 Miliar |
|
|---|
| 10 Gempa Beruntun Guncang Bandung–Cimahi, BMKG Ungkap Magnitudo dan Pusatnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/JCI-Bandung-menyambut-delegasi-JCI-Jepang.jpg)