Senin, 27 April 2026

Pilkada Bandung Barat 2024

Pilkada Bandung Barat 2024, Kang Tebe Akui KBB Punya Berbagai Permasalahan Terutama Stunting

Bakal Calon Bupati dari Partai Gerindra, Tb Ardi Januar menyoroti berbagai masalah yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
TB Ardi Januar (berkaus putih) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Bakal Calon Bupati dari Partai Gerindra, TB Ardi Januar menyoroti berbagai masalah yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah berniat maju pada Pilkada Bandung Barat 2024.

Pria yang akrab disapa Kang Tebe ini mengungkapkan, alasan maju di Pilkada KBB karena banyak hal yang harus dibenahi mengingat wilayah ini nempel dengan ibukota provinsi dan dekat ibukota negara yang bisa diakses 30 menit menggunakan kereta cepat.

"Tapi kondisinya memprihatinkan, baik itu dari segi infrastruktur, kesehatan, stunting, pengangguran dan lain sebagainya. Jadi butuh lompatan lebih tinggi untuk membenahi KBB ini," ujarnya di Padalarang, Minggu (21/7/2024).

Dengan kondisi KBB seperti itu, pihaknya diminta oleh Partai Gerindra untuk melanjutkan perjuangan dan mewujudkan cita-cita politik presiden terpilih Prabowo Subianto termasuk mengawal semua programnya di KBB.

"Misalkan Pak Prabowo punya program prioritas makan siang bergizi gratis untuk anak-anak. Nah saya ingin program ini terimplementasikan di KBB karena ini akan pakai anggaran 2025 Rp 71 triliun secara bertahap," kata Tebe.

Atas hal tersebut, pihaknya akan menyuarakan dan memperjuangkan bagaimana caranya agar Bandung Barat menjadi daerah prioritas untuk mewujudkan misi itu karena angka stunting di KBB masih cukup tinggi.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Tahun 2022, prevalensi stunting di KBB mencapai 27,3 persen, lalu hasil hasil survey pada tahun 2023 menurun jadi 25,10 persen.

"Kemudian angka putus sekolah juga cukup tinggi, angka pengangguran juga tinggi. Otomatis kalau orangtuanya tidak memiliki penghasilan, pemberian gizi untuk anak juga terbatas," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya menginginkan program makan siang bergizi gratis tersebut sampai di Bandung Barat dan mengklaim mampu berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan program ala Prabowo Subianto ini.

"Kami ingin fokus agar program itu sampai di Bandung Barat di samping program-program yang lainnya ya," ujar Tebe.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved