Minggu, 19 April 2026

Paus Botol Mati di Bibir Pantai Pangandaran, KSDA Minta Nelayan Jangan Pasang Jaring Sembarangan

Paus Botol Mati di Bibir Pantai Pangandaran, KSDA Minta Nelayan Jangan Pasang Jaring Sembarangan

Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Tangkapan Layar Video
Paus Botol Mati di Bibir Pantai Pangandaran, KSDA Minta Nelayan Jangan Pasang Jaring Sembarangan 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Pangandaran Kusnadi menyebut, paus botol merupakan satu mamalia laut yang dilindungi.

Tentu, penanganan pencegahan kematian mamalia laut bukan hanya wewenang BKSDA tapi melibatkan dinas kelautan dan kesadaran masyarakat pesisir (nelayan).

"Masyarakat atau nelayan jangan memasang jaring di area bermain paus-paus tersebut," ujar Kusnadi dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Senin (15/7/2024) siang.

Hal tersebut penting disampaikan karena mengingat ada seekor mamalia laut sejenis paus botol yang ditemukan mati terdampar di bibir Pantai Pangandaran.

"Jadi, kita minta nelayan jangan sampai memasang jaring sembarangan," ucapnya.

Memang, habitat paus botol biasanya berada di perairan dalam sehingga jarang terjadi paus terdampar di perairan Pangandaran. "Ya, memang jarang karena biasanya bermain di laut dalam," kata Kusnadi.

Sebelumnya diduga terkena jaring arad, seekor paus botol ditemukan terdampar di Pantai Barat Pangandaran blok Pos 5 depan beach street Susi Air Pamugaran.

Paus botol tersebut pertama ditemukan oleh seorang wisatawan yang sedang beraktivitas di bibir pantai barat Pangandaran, Jum'at (13/7/2024) sore.

Saat ditemukan mati, kondisi paus botol ada banyak luka di tubuhnya seperti bekas bacokan yang diduga sebelumnya terkena jaring arad.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved