Idul Adha 1445 H
Naskah Khutbah Idul Adha 1445 H / 2024 Bertema Kurban dan Perwujudan Kesalehan Sosial
Contoh Naskah Khutbah Idul Adha 1445 H / 2024 : Bertemakan Kurban dan Perwujudan Kesalehan Sosial
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah akan segera tiba dalam beberapa hari kedepan pada bulan Juni 2024 ini.
Seperti yang diketahui, Pada tahun 2024 ini, pemerintah memprediksi lebaran haji jatuh pada Senin 17 Juni 2024.
Keputusan lebaran haji 2024 tersebut sesuai dengan SKB 3 Menteri Nomor 855 Tahun 2023, Nomor 3 Tahun 2023, dan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024.
Hal ini sesuai dengan hasil sidang Isbat yang telah dilaksanakan Jumat, 7 Juni 2024 lalu.
Baca juga: 4 Sikap yang Dilarang Saat Mendengarkan Khutbah Jumat, Nomor 2 dan 3 Nyaris Terbiasa Dilakukan
Salah satu, rukun lebaran termasuk Idul Adha adalah melaksanakan Shalat sunnah 2 rakaat.
Adapun, seelah melaksanakan Shalat akan dilanjutkanm dengan khutbah atau ceramah dan doa di akhir sesi.
Khutbah yang disampaikan pun berbeda dengan khutbah Jumat yang dilaksanakan di awal Shalat.
Sebagai referensi, beriku ini TribunPriangan.com telah menyediakan 1 Contoh Khutban Shalat Idul Adha yang bisa dipakai saat Khutbah pada hari raya haji tersebut, yang bertemakan Qurban.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 14 Juni 2024, Bertemakan Tiga Siasat Nabi Ibrahim Memperjuangkan Agama Tauhid
Khutbah I
الخطبة الأولى
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الله اكبر 9×
الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا، لاإله إلا الله، هو الله اكبر، الله اكبر ولله الحمد.
الحمد لله الذي جعل هذا اليوم عيدا للمسلمين وجعل عبادة الحج وعيد الأضحى من شعائر الله وإحيائَها من تقوى القلوب.
أشهد أن لا إله إلاالله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للعالمين بشيرا ونذيرا وداعيا إلى الله وسراجا منيرا.
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وأصحابه أجمعين.
أما بعد... فيا عباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.
قال الله تعالى بعد أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم: ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ (الحج/22: 32) صدق الله العظيم
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 14 Mei 2024, 6 Amalan Penting pada 10 Hari Pertama Zulhijjah
Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah SWT,
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang segala rahmat dan nikmat-Nya senantiasa dilimpahkan kepada kita. Sehingga pada hari ini, tanggal 10 Żulhijjah kita dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan khidmat dan melaksanakan salat id dengan khusu', semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, amin.
Salah satu dari bulan-bulan yang dimuliakan Allah adalah bulan Żulhijjah yang berarti "bulan yang di dalamnya terdapat pelaksanaan ibadah haji" atau dalam bahasa kita sering disebut dengan "bulan besar", karena di dalam bulan ini terdapat peristiwa besar. Kebesaran peristiwa itu ditandai dengan berkumpulnya jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia di padang Arafah untuk melakukan wukuf, sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji. Para hujjāj (orang yang berhaji) berkumpul dalam "Muktamar/Kongres Akbar" untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam menyempurnakan Rukun Islam.
Bagi kita yang tidak melaksanakan Haji disunahkan berpuasa. Karena puasa sunnah yang kita laksanakan itu dapat menghapus dosa-dosa kita satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Tidak hanya ibadah puasa yang sangat dianjurkan, bahkan ibadah apapun sangat dianjurkan dilaksanakan pada 10 hari pertama di bulan Żulhijjah ini, misalnya sedekah, salat, dan lain-lain sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام يعني أيام العشر قالوا: يا رسول الله! ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك شيء
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.