Ramadhan 2024
Naskah Kultum 20 Ramadhan 31 Maret 2024 Bertemakan 3 Orang yang Terhalang Kebaikan di Bulan Ramadhan
Berikut Ini Dia Naskah Kultum 20 Ramadhan 31 Maret 2024 Bertemakan 3 Orang yang Terhalang Kebaikan di Bulan Ramadhan
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tak terasa ya jika puasa yang kita tengah jalani sekarang ini sudah masuk hari ke-19 di bulan suci Ramadhan ini.
Tentu juga kita sudah banyak melewati hal dan tak lupa selalu menjalankan amalan-amalan baik yang mendatangkan pahala besar.
Salah satunya adalah dengan kamu bisa mendengarkan kultum atau memberikan kultum kepada para jemaah masjid untuk mengisi bulan Ramadhan 1445 H.
Nah, untuk kamu yang saat ini tengah membutuhkan contoh kultum atau ceramah singkat, TribunPriangan.com sudah rangkum naskah kultum Ramadhan yang bisa kamu gunakan esok pagi setelah melaksanakan ibadah salat subuh berjamaah.
Berikut naskah kultum Ramadhan 31 Maret 2024 dengan tema "3 Orang yang Terhalang Kebaikan di Bulan Ramadhan".
Baca juga: Naskah Kultum 19 Ramadhan 30 Maret 2024 Bertemakan Akhlak dalam Bermedia Sosial
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah yang telah memberikan anugerah dan karunia yang sangat besar kepada kita. Sehingga kita bisa hadir dalam masjid yang mulia ini untuk melaksanakan shalat fardhu Isya dan Tarawih secara berjamaah.
Shalawat dan salam kita kirimkan kepada nabi junjungan kita, Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Nabi yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang seperti yang kita rasakan saat ini.
Ma'asyiral muslimin wal muslimat rahimakumullah
Pada malam hari ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah ceramah singkat yang berjudul "3 orang yang terhalang kebaikan di bulan Ramadhan."
Baca juga: Naskah Kultum Singkat Kuliah Subuh dan Tausiyah Ramadhan ke 18: Melatih Kesabaran dengan Berpuasa
Kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah
Bulan Ramadhan adalah bulan mulia dengan seluruh keutamaan dan keistimewaan di dalamnya. Semua orang Islam di manapun berlomba-lomba untuk memperoleh keutamaannya dengan meningkatkan intensitas ibadah dibanding bulan-bulan lainnya. Sekalipun demikian, ada tiga orang atau golongan yang terhalang memperoleh semua itu. Mereka adalah orang-orang yang merugi. Lalu siapa mereka?
Syekh Sayyid Abdullah bin Muhammad bin As-Shiddiq Al-Ghumari (wafat 1992 M) seorang ulama hadits kenamaan asal Maroko. dalam salah satu kitabnya, Ghayatul Ihsan, menyebutkan hadits yang diriwayatkan dari dari Ka'ab bin 'Ajrah dalam kitabnya. Ia lalu memberi judul hadits ini, Al-Mahrum man hurrima khira Ramadhan, artinya Orang yang terhalang adalah orang yang terhalang dari kebaikan Ramadhan".
عَنْ كَعْبِ بْنِ عَجْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : احْضَرُوا الْمِنْبَرَ. فَحَضَرْنَا. فَلَمَّا ارْتَقَى دَرَجَةً، قَالَ: آمِينَ، فَلَمَّا ارْتَقَى الدَّرَجَةَ الثَّانِيَةَ قَالَ: آمِينَ. فَلَمَّا ارْتَقَى الدَّرَجَةَ الثَّالِثَةَ قَالَ: آمِينَ. فَلَمَّا نَزَلَ قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ سَمِعْنَا مِنْكَ الْيَوْمَ شَيْئًا مَا كُنَّا نَسْمَعُهُ قَالَ: إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَرَضَ لِي، فَقَالَ: بُعِدَ لِمَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ فَلَمْ يَغْفَرْ لَهُ. قُلْتُ: آمِينَ. فَلَمَّا رَقِيتُ الثَّانِيَةَ قَالَ: بُعِدَ لِمَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ قُلْتُ: آمِينَ. فَلَمَّا رَقِيتُ الثَّالِثَةَ قَالَ: بُعِدَ لِمَنْ أَدْرَكَ أَبَوَاهُ الْكِبَرُ عِنْدَهُ أَوْ أَحَدُهُمَا فَلَمْ يُدْخِلَاهُ الْجَنَّةَ. قُلْتُ: آمِينَ
Artinya: Dari Ka'ab bin 'Ajrah, ia berkata: "Rasulullah Saw berkata: "Hadirlah kamu semua ke mimbar." Maka kami pun hadir. Ketika Rasulullah saw naik ke anak tangga pertama, beliau katakan: "Amin." Ketika naik ke anak tangga kedua, beliau katakan: "Amin". Ketika naik ke anak tangga ketiga, beliau katakan lagi: "Amin." Ketika beliau turun, kami bertanya mengklarifikasi: "Wahai Rasulullah, hari ini kami telah mendengar sesuatu yang tidak pernah kami dengar". Rasulullah saw kemudian bersabda: "Sesungguhnya Jibril mengajukan kepadaku, ia berkata: "Dilaknat orang yang bertemu dengan Ramadhan, akan tetapi ia tidak diampuni. Maka aku katakan: "Amin." Ketika aku naik ke anak tangga kedua, ia berkata: "Dilaknat orang yang ketika namamu disebut, ia tidak bershalawat kepadamu". Aku katakan: "Amin." Ketika aku naik ke anak tangga ketiga, ia berkata: "Dilaknat orang yang kedua orang tuanya sampai usia lanjut bersamanya, atau salah satu dari mereka, akan tetapi itu tidak membuatnya masuk surga."Maka aku katakan: "Amin.
Baca juga: Naskah Singkat Kultum Malam ke 17 Ramadhan 2024, Bertemakan Keistimewaan Malam Mulia Lailatul Qadar
Baca juga: NASKAH KULTUM RAMADHAN Hari Ini 29 Maret 2024, Bertemakan Tips Konsisten Beribadah selama Ramadhan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.