Demo PMII Ciamis
Mahasiswa PMII Jebol Pintu Gerbang Pendopo Bupati Ciamis, Minta Turunkan Harga Beras
mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Ciamis berdemonstrasi di depan Pendopo Bupati Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Ciamis melakukan aksi demonstrasi di depan Pendopo Bupati Ciamis hingga menjebol gerbang masuk, Senin (4/3/2024).
Aksi tersebut dilakukan dengan membawa tuntutan kepada Pemkab Ciamis agar menurunkan harga beras di pasaran yang melambung.
Menurut informasi, sebelum melakukan aksi di Depan Pendopo, para mahasiswa tersebut lebih dulu menyuarakan aspirasinya di Halaman Kantor Bulog Kabupaten Ciamis dan berkeliling kota dengan membawa bendera PMII dan berbagai poster berisi tulisan yang menjadi tuntutan.
Lalu sekitar pukul 16.00 WIB, massa berkumpul di depan Pendopo dan memasang poster hingga bergantian memberikan orasi.
"Harga pangan terus naik, masyarakat kecil semakin sengsara. Ciamis yang katanya lumbung pangan, ternyata harga beras mahal. Ibarat tikus mati di lumbung padi," teriak seorang orator berapi-api.
Baca juga: 6 Tuntutan Pedagang Pasar Baru Bandung Saat Demo di Balai Kota, Pengelola Dianggap Zalim dan Arogan
Baca juga: Polisi akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo Buruh di Garut Besok, Hindari Dua Jalan Ini
Sementara itu, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, Sekda Tatang dan beberapa pejabat lainnya mencoba berdialog dengan massa aksi.
Namun, para mahasiswa tersebut bersikeras ingin bertemu langsung dengan Bupati Ciamis.
Kondisi semakin memanas, hingga akhirnya massa aksi mendorong gerbang masuk pendopo yang ditahan oleh Satpol PP dan anggota kepolisian yang berjaga untuk menahan dorongan dari luar gerbang.
Di situlah terjadi aksi saling dorong antara massa dan petugas keamanan, hingga mengakibatkan gerbang besi tersebut rusak.
Nampak Wabup dan Sekda ditarik mundur oleh ajudan dan anggota kepolisian maju ke depan.
Saat itu suasana sempat kondusif, tetapi kembali panas ketika ada yang membakar poster dan ban bekas.
Kepulan asap hitam membumbung membuat Yana dan beberapa pejabat lainnya memilih menjauh, namun masih berada di lokasi aksi.
Sebelum meninggalkan lokasi, massa mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah yang lebih banyak.
"Kami menggelar aksi menyuarakan keresahan masyarakat, harga beras yang terus melonjak, mahal. Ciamis katanya lumbung pangan, tetapi lihat saja harga beras mahal Rp 16.000 lebih," kata Yosep, koordinator aksi.
Di samping itu, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menanggapi bahwa aksi tersebut merupakan dinamika dalam upaya menyalurkan aspirasi.
Saat ditanya soal keberadaan bupati, Yana mengatakan bahwa saat ini Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sedang berada di Jakarta untuk menerima anugerah Adipura Kencana.
"Ya, itu dinamika perjuangan. Sebenarnya, Pemkab Ciamis juga sudah mengambil langkah, tidak tinggal diam menghadapi harga beras yang tinggi," kata Yana.
Pemkab Ciamis bekerja sama dengan instansi terkait seperti Bulog dan Bank Indonesia untuk menggelar pasar murah.
"Hari ini, harga beras di Ciamis turun Rp 1.000 per kilogram. Bazaar Belanja Murah juga sedang digelar di beberapa kecamatan, Harga sudah berangsur turun," ujarnya. (*)
| Pencairan Bansos PKH Mei 2026 Langsung ke Rekening, Ini Besarannya |
|
|---|
| Cara Cek Bansos BPNT dan PKH yang Cair di Bulan Mei 2026, Bisa Lewat HP! |
|
|---|
| Gempa Jawa Barat Beruntun! Cianjur Diguncang M1,5 usai Gempa M4,5 Sukabumi |
|
|---|
| Tanda KPM Telah Dicoret dari Bansos Regional PKH Tahap II Mei 2026, Priangan Kapan Pencairan? |
|
|---|
| Persib Bandung 99 Persen Hattrick Juara Super League, Bobotoh Padati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Demo-PMII-Ciamis.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.