Selasa, 12 Mei 2026

PT Kahatex Terbakar

Penyebab Kebakaran PT Kahatex di Sumedang Masih Diselidiki

Kebakaran terjadi di PT Kahatex, tepatnya di departemen F5 Finishing. Lokasi departemen ini berada di bagian belakang PT Kahatex.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Istimewa/karyawan PT Kahatex
Bangunan milik PT Kahatex di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tepatnya di Jalan Raya Bandung-Garut terbakar hebat, Kamis (29/2/2024) siang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran PT Kahatex di Sumedang, Kamis (29/2/2024).

Kebakaran terjadi di PT Kahatex, tepatnya di departemen F5 Finishing. Lokasi gedung ini berada di bagian belakang PT Kahatex.

Lokasi kebakaran itu dekat dengan pemukiman warga di Kampung Baturumpil, Desa Cisempur, Jatinangor, Sumedang.

Baca juga: Ternyata Bagian Ini yang Terbakar di PT Kahatex Menurut Polisi, 5 Damkar Dikerahkan untuk Pemadaman

"Penyebab kebakaran masih penyelidikan," kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Roger Thomas kepada TribunJabar.id

Menurut Roger, bagian pabrik PT Kahatex bukanlah gedung, melainkan hanya departemen.

"Bukan gedung, itu departemen. Satu saja yang terbakar. Tidak ada korban jiwa, korban luka juga enggak ada," katanya.

Dalam kebakaran ini, dikerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dan water cannon dari Polda Jawa Barat dan Brimob Polda Jawa Barat.

Baca juga: Bukan Ledakan, Warga Kerap Dengar Sirine Setiap PT Kahatex di Jatinangor Sumedang Kebakaran

Nurfadli (43) warga Kampung Baturumpuil mengatakan bahwa setiap kali ada kebakaran di pabrik PT Kahatex, yang terdengar oleh warga pertama kali adalah sirine.

"Oh, tidak, Tidak ada suara ledakan, hanya sirine. Seperti biasa, jadi warga langusng keluar, berarti ada kejadian di Kahatek, entah apa ini ada asap keluar," kata Nurfadli, Kamis.

Dia menjelaskan, ketika sirine berbunyi, dia sedang berada di depan rumahnya yang berlokasi di belakang PT Kahatekx.

"Saya lagi di sini, sama warga, depan rumah. ya ada yang panik, pada lari ke sana kemari, ada kebakaran, pasti warga pada keluar. Kalau karyawan enggak saya lihat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved