Selasa, 5 Mei 2026

Sesumbar Kiper Timnas Jepang Sempat Sepelekan Lemparan Pratama Arhan ke Jantung Pertahanan

Sesumbar Kiper Timnas Jepang Sempat Sepelekan Lemparan Pratama Arhan ke Jantung Pertahanan

Tayang:
Editor: ferri amiril
Tangkapan layar Video
Sesumbar Kiper Timnas Jepang Sempat Sepelekan Lemparan Pratama Arhan ke Jantung Pertahanan 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Cipta Permana

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Kemenangan Timnas Jepang atas Timnas Indonesia dengan skor 3-1, rupanya menyisakan kekecewaan dari kiper tim Samurai Biru, Zion Suzuki.

Pasalnya, dirinya gagal mencatatkan clean sheet, seperti harapannya sebelum di mulainya laga pamungkas babak penyisihan grup D Piala Asia 2023, yang berlangsung Stadion Al Thumama, Qatar, kemarin.

Dengan kebobolan satu gol tersebut, kiper yang sempat dibidik oleh tim raksasa Liga Inggris, Manchester United tersebut, total telah kebobolan lima gol dari tiga laga yang telah dimainkan.

Kekecewaan kiper kelahiran Arkansas, Amerika Serikat, 21 Agustus 2002 tersebut, semakin besar, karena proses gol Timnas Indonesia yang dihasilkan Sandy Walsh pada menit ke-91 itu, terjadi karena dirinya salah dalam mengantisipasi peluang Skuad Garuda, melalui lemparan jarak jauh Pratama Arhan ke jantung pertahanan timnya.

Baca juga: Nasib Timnas Indonesia Ditentukan Hasil Pertandingan Oman dan Bahrain Hari Ini

Baca juga: Menanti Keajaiban, Peluang Timnas Lolos ke 16 Besar Makin Tipis Setelah Kalah dari Samurai Biru

Meski bola sempat disundul oleh bek Jepang, namun dirinya tidak melihat posisi Sandy Walsh yang datang untuk menyambut bola liar dan mencetak gol ke gawangnya.

Akibat hal tersebut, usai pertandingan dirinya pun menjadi sorotan para suporter Timnas Jepang yang tidak sedikit meragukan kemampuan kiper milik Urawa Red Diamonds tersebut, dalam mengantisipasi ancaman melalui set-piece.

Terlebih, sebelum laga, dirinya sempat sesumbar dengan menganggap enteng ancaman Timnas Indonesia melalui lemparan Pratama Arhan, yang justru terbukti menjadi blunder.

"Saya kecewa kami kebobolan di akhir pertandingan, tetapi hari ini kami bertekad untuk menang dan fokus pada hasil. Saya lega kami menang," ujarnya dilansir dari laman Hochi Shimbun, Rabu (24/1).

"Sebagai seorang penjaga gawang, saya berusaha menjaga mentalitas saya dan bermain apa pun yang terjadi. Pertandingan hari ini, meski dengan latar belakang yang berbeda, saya mencoba bermain dengan cara yang sama seperti biasanya," lanjutnya.

Sorotan publik terhadap peforma kiper keturunan Ghana, Afrika itu diketahui bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya publik pun mengkritisinya dengan perundungan berbau rasisme saat Timnas Jepang dikandaskan Timnas Irak dengan skor 1-2.

Hal tersebut, bahkan membuat Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu angkat bicara untuk membela salah satu anak asuhnya tersebut.

"Untuk pemain kami yang berharga, Suzuki, saya merasa sangat malu dan terkejut karena dia didiskriminasi secara rasial," ujarnya dilansir dari laman Asahi Shimbun beberapa waktu lalu.

Hajime Moriyasu pun menegaskan, bahwa dirinya akan selalu mendukung para anak asuhnya dengan cara apapun, agar Timnas Jepang dapat selalu fokus dan meraih hasil yang diharapkan dalam setiap laga.

"Saya akan mendukungnya dengan cara apa pun untuk memastikan dirinya berkonsentrasi penuh dan fokus. Saya pikir hal seperti ini tidak boleh terjadi. Mereka harus menghormati hak asasi manusia," ucapnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved