Rabu, 22 April 2026

Kasus Rudapaksa Bocah SD di Indramayu

PELAKU RUDAPAKSA BERTAMBAH, 6 Gerombolan Anak Punk di Indramayu Digelandang Polisi

Kasus bocah SD yang digilir gerombolan anak punk di Kabupaten Indramayu terus berlanjut.

|
Tribunnews
Ilustrasi pelecehan. PELAKU RUDAPAKSA BERTAMBAH, 6 Gerombolan Anak Punk di Indramayu Digelandang Polisi 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Handhika Rahman


TRIBUNPRIANGAN.COM, INDRAMAYU -Kasus bocah SD yang digilir gerombolan anak punk di Kabupaten Indramayu terus berlanjut.

Satreskrim Polres Indramayu terus melakukan pendalaman. 

Hasilnya, ada penambahan tersangka dalam kasus yang memilukan tersebut.

Dari sebelumnya ada sebanyak 4 anak punk yang diamankan polisi, kini bertambah menjadi 6 orang anak punk.

Baca juga: PELAKU RUDAPAKSA BERTAMBAH, 6 Gerombolan Anak Punk di Indramayu Digelandang Polisi

Mereka diduga adalah pelaku yang merudapaksa korban secara bergiliran.

"Total 6 orang yang kemarin kita amankan, sebanyak 5 orang di antaranya sudah jadi tersangka," ujar Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan kepada Tribuncirebon.com, Senin (18/12/2023).

Hilal menjelaskan, bertambahnya jumlah tersangka ini berdasarkan penyidikan yang dilakukan polisi.

Baca juga: KILAS BALIK 2023, Kisah Pilu Pony Orang Utan yang Dijadikan Budak Seks di Kalimantan Tengah

Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru lagi dalam kasus tersebut.

Mengingat, proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Ada kemungkinan penambahan tersangka lagi," ujar dia.

Baca juga: KILAS BALIK 2023, Kisah Pilu Pony Orang Utan yang Dijadikan Budak Seks di Kalimantan Tengah


Diketahui, kasus rudapaksa ini menimpa CS (13) warga Kecamatan Kedokan Bunder, Indramayu.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 6 SD itu lebih dahulu dicekoki miras lalu digilir oleh gerombolan anak punk.

Baca juga: PELAKU RUDAPAKSA BERTAMBAH, 6 Gerombolan Anak Punk di Indramayu Digelandang Polisi

Pilunya, CS juga harus menerima kenyataan pahit karena sang ibunda wafat.

Ibu korban syok hingga terkena serangan jantung usai mengetahui kejadian miris yang menimpa anak keempatnya tersebut.
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved