Senin, 27 April 2026

Survei Litbang Kompas

Hasil Survei Litbang Kompas, Prabowo-Gibran Masih Kuasai Jabar, Anies-Muhaimin Membuntuti

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menguasai Jawa Barat dengan perolehan 38,1 persen, Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Amin membuntuti di posisi

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Survei terbaru Litbang Kompas mengukur elektabilitas tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Hasilnya, pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul dengan tingkat keterpilihan 39,3 persen. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Survei terbaru Litbang Kompas mengukur elektabilitas tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menguasai Jawa Barat dengan perolehan 38,1 persen. 

Sementara Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar membuntuti di posisi kedua dengan 27,3 persen,

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya meraup 8,2 persen.

Adapun survei melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

Baca juga: HASIL Survei Litbang Kompas Mengejutkan, Amin Kuasai Jakarta, GaMa Posisi Terakhir, Prabowo Unggul

Keunggulan Prabowo Subianto ini mengisyaratkan masih tersisanya pengaruh Prabowo hasil pemilu 2019. Di pemilu lalu itu, Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno merajai Jawa Barat.

Di DKI Jakarta, misalnya, suara Anies-Muhaimin masih lebih unggul dibandingkan Prabowo-Gibran maupun Ganjar-Mahfud, meski mengalami penurunan.

Anies, yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, mampu menguasai 28,6 persen dukungan pemilih Ibu Kota Negara.

Dukungan terhadap Anies-Muhaimin di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mulai meningkat kendati belum mampu menyaingi perolehan dukungan kedua pasangan capres lainnya.

Pasangan Anies-Muhaimin juga terbilang mampu membayangi capaian Prabowo-Gibran di sejumlah wilayah, seperti kawasan yang berbatasan dengan DKI Jakarta dan sebagian wilayah Banten.

Bahkan, Anies-Muhaimin mampu menguasai sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, seperti Aceh dan Sumatera Barat.

Padahal, merujuk hasil Pemilu 2019, kedua provinsi tersebut menjadi benteng politik terkuat Prabowo yang saat itu bersaing dengan Presiden Joko Widodo. 

Menurut survei Litbang Kompas, penetrasi politik Prabowo-Gibran lebih banyak dirasakan dampaknya oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

Dibandingkan dengan survei periode sebelumnya, nyaris separuh pendukung Ganjar menyusut. Beralihnya dukungan ini tak lepas dari faktor Jokowi yang kini termanifestasikan dalam putranya, Gibran, yang menjadi cawapres Prabowo.

Penurunan suara lebih dari 10 persen terjadi di berbagai kawasan di luar Pulau Jawa, seperti Pulau Sumatera, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Sumber: Kompas
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved