Lebih dari 20 Pohon Rawan Tumbang Tersebar di Jalan Cadas Pangeran Sumedang
kerawanan pohon tumbang disebabkan dua hal. Faktor usia pohon yang tua dan kondisinya lapuk, juga faktor tanah yang labil karena diguyur hujan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Peristiwa pohon tumbang dan menimpa mobil yang sedang melaju di Jalan Raya Nasional Cadas Pangeran, Rabu (6/12/2023), menjadi catatan serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang.
BPBD menilai pohon tumbang di Jelekong, Cadas Pangeran itu nyaris tanpa tanda-tanda, meski BPBD telah berulang kali menyisir termpat ituterkait pohon rawan tumbang.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sumedang, Adang, mengatakan di sepanjang jalan arteri Cadas Pangeran, dari barat hingga timur, ada lebih dari 20 pohon yang rawan tumbang.
Baca juga: 10 Rekomendasi Wisata Alam Berhawa Sejuk di Sumedang, Siap Temani Liburan Akhir Tahun 2023
Menurutnya, kerawanan pohon tumbang disebabkan dua hal. Faktor usia pohon yang tua dan kondisinya lapuk, juga faktor tanah yang labil karena diguyur hujan pasca-kemarau panjang.
"Yang kami pantau pasca-kemarau, memang di pancaroba banyak pohon-pohon yang berpotensi tumbang," ujarnya.
"Kami sudah koordinasi dengan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional)," kata Adang kepada Tribun Jabar.id di Sumedang, Kamis (7/12/2023).
Baca juga: Proses Evakuasi Pohon Tumbang di Cadas Pangerang Sumedang Hanya 15 Menit
Sebelum peristiwa pohon tumbang di Cadas Pangeran, BPBD sejatinya tengah melakukan penebangan pohon rawan tumbang. Di antaranya dilakukan di Andir.
"Kami lakukan pemangkasan di Andir dekat Taman Pahlawan, ada lima pohon," ungkapnya.
"Secara tiba-tiba di Jelekong Cigendel (Cadas Pangeran) ini tumbang, mudah-mudahan jadi perhatian dari Perhutani juga," kata Adang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pohon-tumbang-di-Cadas-Pangeran-boskuh.jpg)