Sempat Dikira Boneka, Warga Cihaurbeuti Ciamis Kaget Temukan Mayat Bayi
Sempat Dikira Boneka, Warga Cihaurbeuti Ciamis Kaget Temukan Mayat Bayj
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Sempat dikira boneka, mayat bayi laki-laki ditemukan warga di selokan area persawahan di Dusun Mancagar, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Jumat (1/12/2023).
Mayat tersebut ditemukan pertamakali oleh warga bernama Dodo Omas saat dirinya hendak ke sawah dan melintas di lokasi tersebut, awalnya Dodo mengira mayat bayi itu adalah boneka.
Saat ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan dengan tali ari-ari yang masih menempel.
Tak hanya itu, di sekitarnya juga terdapat sampah-sampah yang hanyut akibat volume air selokan yang naik pasca hujan.
Kepala Desa Sukahaji, Aud Sunarya membenarkan adanya penemuan mayat bayi laki-laki tersebut.
"Pertama kali ditemukan oleh pak Dodo Omas, tapi awalnya dikira boneka kemudian ditinggalkan. Lalu ada ibu-ibu juga yang lewat di area tersebut dan melihat bayi itu seperti boneka. Ibu itu juga sempat nanya ke pak Dodo lalu dijawab boneka," papar Aud.
Karena penasaran, Dodo bersama warga lainnya kembali mengecek karena sempat terlintas pemikiran yang dikira boneka itu adalah bayi, setelah dicek ternyata benar mayat bayi laki-laki.
"Lokasi penemuan di selokan (saluran air) tengah sawah. Sempat ada dugaan hanyut karena air besar semalam. Tapi saluran ini dari Sungai Cibaruyan dan juga salurannya banyak gorong-gorong, jadi diperkirakan tidak mungkin hanyut sejauh itu," ungkapnya.
Dugaan sementara, bayi itu sengaja dibuang di sekitar selokan, lalu pelakunya melarikan diri.
Selain ktu, diperkirakan pelakunya bukan warga setempat karena menurut keterangan warga di lokasi tersebut tidak ada wanita yang sedang hamil atau mau melahirkan.
"Kemungkinan pelakunya lewat ke sini, lalu membuang bayi kemudian pergi. Di sini kata warga tidak ada yang hamil," jelas Aud.
Sementara itu, Atin Supriati Kepala Wilayah Dusun Mancagar mengaku dirinya mendapat laporan dari warga yang datang ke rumahnya sekitar pukul 09.30 WIB.
Setelah mendapat laporan, Atin langsung menuju ke lokasi yang di sana sudah ramai sekali orang menyaksikan proses evakuasi mayat bayi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-mayat-bayi-laki.jpg)