Kesehatan
Industri Asuransi Kembali Bergairah Pasca Pandemi Covid-19
Kembalinya gairah industri asuransi karena didorong akan percepartan literasi asuransi kepada masyarakat
Penulis: Nappisah | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Wartawan TribunJabar, Nappisah
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM dan Corporate Secretary PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re), Robbi Y. Walid menilai, industri asuransi kian membaik setelah sempat terdampak saat pandemi Covid-19.
Kembalinya gairah industri asuransi karena didorong akan percepartan literasi asuransi kepada masyarakat.
"Ke depan, industri asurnsi umum maupun jiwa akan kembali bergairah. Salah satunya dengan penetrasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujarnya saat di sela kegiatan peduli lingkungan di Cikole, Kamis (30/11).
Kendati demikian, menurutnya industri asuransi saat ini cakupannya masih rendah berkisar 2-3 persen.
"Strategis perbaikan yang dijalankan perusahaan secara organik yaitu, perbaikan di sisi underwriting atau hasil underwriting bersih, perbaikan dalam pengeloaan investasi dengan stragei liability driven investment, perbaikan dalam pengelolaan cash management dan efisiensi biaya," katanya.
Guna menghadapi tantangan dalam industri asuransi, Indonesia Re telah berinovasi dalam hal pengembangan Sistem Teknologi Informasi.
"Hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah transaksi bisnis reasuransi bagi seluruh nasabah perusahaan, mulai dari awal akseptasi hingga pembayaran premi dan klaim," katanya.
"Untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka menciptakan SDM yang handal di industri perasuransian melalui peningkatan literasi keuangan," ujar Robby menambahkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-asuransi.jpg)