Rabu, 15 April 2026

Kasus Terbaru, 5 Ibu Hamil di Sumedang Terpapar HIV/AIDS Dugaan Ini Penyebabnya

Kasus Terbaru, 5 Ibu Hamil di Sumedang Terpapar HIV/AIDS Dugaan Ini Penyebabnya

Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/kiki andriana
dr. Deti Rahmawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumedang saat diwawancara TribunJabar.id, di Kantor Dinkes Sumedang, Kamis (30/11/2023). 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Sumedang, Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sebanyak lima ibu hamil di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terkonfirmasi positif mengidap HIV/AIDS.

Informasi yang dihimpun TribunPriangan.com, mayoritas ibu hamil penderita HIV/AIDS itu tertular karena suaminya pengguna Wanita Penjaja Seks (WPS).

"Kasus terbaru, terdeteksi ada lima kasus ibu hamil yang positif mengidap HIV/AIDS," kata Deti Rahmawati, Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumedang kepada TribunPriangan.com, di kantor Dinkes Sumedang, Kamis (30/11/2023).

Deti mengatakan, kelima ibu hamil tersebut diduga bukan tertular akibat transfusi darah. Melainkan tertular oleh para pasangan hidupnya yang suka bergonta-ganti pasangan.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Jadwal Guyuran Hujan di Wilayah Kabupaten Sumedang Hari Ini

"Mungkin mereka  tertularnya bukan dari tranfusi, mungkin tertular dari suaminya yang suka jajan di luar," ucapnya.

Ia mengatakan, kondisi kelima ibu hamil tersebut saat ini dalam kondisi baik setelah mendapat pengobatan.

Selain itu, kata Deti, untuk menekan risiko penularan penularan HIV secara vertikal dari ibu ke anak, bisa dicegah dengan proses persalinannya dilakukan lewat sectio caesarean (SC).

"Nanti persalainnya lewat SC. Setelah lahir, nanti bayinya diperiksa, dan kika hasil pemeriksaan bayinya negatif HIV, maka ibunya tidak boleh memberikan air susu ibu kepada bayinya," kata Deti.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved