Jumat, 10 April 2026

Industri E-Sport Kian Tumbuh, Sosialisasi dan Edukasi Perlu Digencarkan

Industri e-sport bertumbuh cepat setiap tahunnya. Fenomena ini memberikan peluang dan ruang bagi anak muda guna mengasah kemampuan di bidang gim

TribunPriangan.com/Gelar Aldi S
Ilustrasi kumpulan sedang bermain gim e-sport 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIMAHI - E-sport kian digandrungi para milineal dan Generasi Z. Olahraga dengan seperangkat elektronik tersebut mengasah sportivitas, kompetitif, hingga prestasi.

Industri e-sport bertumbuh cepat setiap tahunnya. Fenomena ini memberikan peluang dan ruang bagi anak muda guna mengasah kemampuan di bidang gim.

Tak ayal, ajang ini kerap mengharumkan Indonesia di turnamen Internasional.

Baca juga: Jaring Bakat Muda, 26 Tim Ikuti Kompetisi E-Sport Mobile Legend

Kendati demikian, e-sport masih melekat stigma negatif di masyarakat. E-Sport kerap dianggap merupakan games membawa pengaruh yang buruk.

Menanggapi hal itu, Ketua Umun DPP Srikandi Hanura, Irawati mengatakan, perlu adanya sosialisasi e-sport kepada semua kalangan, sehingga bisa meraih prestasi dan menjadi satu pembuktian kepada orang tua.

"Bahwa e-sport itu bukan lagi seperti main game yang di era zaman kita dulu Tapi ini merupakan suatu bentukan baru hasil kreasi dari Gen Z dan generasi Millenial itu sendiri," ujarnya ketika ditemui, Sabtu (28/10/2023).

Bahkan, Ira, sapaan akrabnya tak menampik e-sport bisa menjadi sumber penghidupan dan mata pencarian.

Baca juga: Asah Hobi, Puluhan Anak Muda di Bogor Adu Kemampuan dalam Turnamen E-sport Mobile Legends

"Memberikan ruang dan apresiasi e-sport dapat menyasar generasi muda sebagai penerus bangsa," ujarnya.

Ira mencermati, generasi muda di Kota Bandung dan Cimahi mendulang animo yang positif dengan adanya e-sport.

Guna memberikan wadah, Tournament Irawati Mobile Championship 2023 diadakan di Kota Cimahi pada Sabtu (28/10), yang diikuti oleh kaula muda.

"Agar mereka terus berperan aktif dan terlibat juga dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan Ini juga suatu perubahan, e-sport ini kan terus berubah," ungkapnya.

Baca juga: Motor Sport dan Motor PCX yang Dikendarai Ibu-ibu Terlibat Kecelakaan di Cikalong Tasikmalaya

Ira berharap dengan seringnya diadakan kompetisi seperti ini, membukakan jalan dan wadah untuk terus berlatih, mengembangkan diri, bagi anak muda yang menggeluti e-sport.

"Menjalin kerja sama tim, sehingga suatu saat kalau ada game yang lebih bertaraf, lebih tinggi lagi. Misalnya nasional dan internasional, kita sudah mempunyai kelompok-kelompok unggul yang ada di setiap kota," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian E-Sport Kota Cimahi, Irfan Gautama, mengatakan e-sport masuk dalam cabang olahraga KONI sejak 2020.

"Adanya pertandingan tersebut, langsung bentuk kepengurusan dan kumpulkan komponen komunitas sebagai susunan dalam kepengurusan," ujarnya.

Baca juga: Masih Minim Sarana Olahraga, Dewan Dorong Pembangunan Sport Center di Pangandaran

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved