Selasa, 14 April 2026

Hari Santri Nasional 2023

One Pesantren One Product, Menuju Kemandirian Pesantren di Momen Hari Santri 2023

One Pesantren One Product, Menuju Kemandirian Pesantren di Momen Hari Santri 2023 sebagai penjabaran visi-misi Jawa Barat, yakni Jabar Juara

|
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/aldi m perdana
One Pesantren One Product, Menuju Kemandirian Pesantren di Momen Hari Santri 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMLAYA - Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat 2023 digelar di Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mulai dari Jumat (20/10/2023) sampai Minggu (22/10/2023).

Bertajuk ‘Jihad Santri, Jayakan Negeri’, acara tersebut menggelar beberapa rangkaian acara seperti Expo Kemandirian Pesantren Jawa Barat, Parade Seni Santri, Selawat Nariyah, Kirab Santri, Talkshow, Lomba Rampak Bedug, dan masih banyak lagi.

Pada kesempatan tersebut, melalui Talkshow One Pesantren One Product (OPOP), Manajer Online TribunPriangan.com Machmud Mubarok berbincang bersama tiga narasumber, yaitu  Kepala UPTD Diklat Koperasi dan Wirausaha Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat, Ravi Wisesha, Kabid Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat, Daniar Ahmad Nurdianto, dan akademisi dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Dr H. Aep Kusnawan M.Ag ( Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN).

Menurut Ravi Wisesha, program OPOP di Jawa Barat ini sebagai penjabaran visi-misi Jawa Barat, yakni Jabar Juara Lahir Batin Dengan Inovasi dan Kolaborasi.

"Ini untuk mendorong produktivitas dan daya saing ekonomi umat,” jelasnya seperti dilansir TribunPriangan.com di tengah bincang-bincang pada Sabtu (21/10/2023).

Baca juga: Esensi Hari Santri Nasional 2023 Tingkat Jawa Barat yang Digelar di Tasikmalaya Menurut Kabiro Kesra

Baca juga: Pesan Pj Gubernur untuk Santri saat Puncak Hari Santri Nasional 2023 Jawa Barat di Tasikmalaya

“Salah satu programnya adalah Pesantren Juara. Kalau lihat data Kementerian Agama, bahwa jumlah pesantren di Jawa Barat yang memiliki Nomor Statistik Pesantren (NSP) itu yakni 8 ribu ponpes. Dengan jumlah ini, punya peluang untuk membangun ekonomi,” lanjutnya.

Dengan begitu, sambung Ravi, pihaknya berharap bahwa selain mengaji, syiar, serta pendidikan, ada harapan para santri ini bisa menjadi enterpreneur.

“Ini didorong karena jumlah masyarakat produktif yang butuh tenaga kerja itu berbeda jauh dengan jumlah lowongan kerja yang ada. Jadi diharapkan, para santri ini bisa berwirausaha,” papar Ravi.

“Awalnya, program OPOP ini dimulai pada 2019 silam dengan role model 5 pesantren. Pada 2023 ini, role model untuk OPOP sudah ada 13 pesantren. Sementara sudah ada alumni OPOP sebanyak 5.018 ponpes. Harapannya ke depan, diperkuat dulu yang 5.018 ini. Kita lihat mana yang potensial dan kita upayakan naik kelas,” kata Ravi. 

Terkait produk dalam program OPOP ini, Ravi mengatakan bahwa ada macam-macam jenis usaha.

“Ada craft, perikanan, perdagangan, jasa, dan sebagainya. Kami juga kembangkan dengan cara pentahelix. Lebih ke membangun kemandirian ekonomi pesantren dengan cara memicu pengembangan skill, teknologi, dan jiwa-jiwa kewirausahaan. Ada juga soal manajemen wirausaha,” ujarnya.

“Akan tetapi, perlu diingat, bahwa bicara OPOP ini bukan hanya soal hadiah. Maka ada pelatihan dan magang, itulah kenapa program OPOP ini ada di UPTD kami (red: UPTD Diklat Koperasi dan Wirausaha Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat),” lanjut Ravi.

Baca juga: Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Tegaskan Pemprov akan Lanjutkan Program Strategis untuk Santri

Baca juga: Tidak Hanya Pendidikan dan Agama, PWNU Jabar Soroti Kesehatan di Hari Santri Nasional Tasikmalaya

Pada prosesnya, tambah Ravi, para ponpes yang bergabung dengan OPOP ini juga akan diajak ke ponpes role model yang dipilih pihaknya.

“Nanti diajak ke role model kami, supaya bisa melihat langsung terkait manajemennya, prosesnya, dan sebagainya. Karena dengan begitu, bisa untuk menumbuhkan rasa percaya ponpes-ponpes yang bergabung dengan OPOP,” kata Ravi. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved