Jumat, 17 April 2026

Komplotan Geng Motor Purwakarta

KRONOLOGI 3 Komplotan Geng Motor Serang Warga di Purwakarta, Sempat Ayunkan Celurit

Tiga orang anggota geng motor yang menyerang seorang pemuda di Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta

TribunPriangan.com/ Deanza Falevi
Ketiga pelaku pembacokan yang sebabkan seorang pemuda alami luka parah, kini ditangkap Satreskrim Polres Purwakarta, Selasa (27/9/2023).   

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Deanza Falevi


TRIBUNPRIANGAN.COM, PURWAKARTA -  Tiga orang anggota geng motor yang menyerang seorang pemuda di Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta pada Minggu (10/9/2023) lalu, kini telah ditangkap jajaran Satreskrim Polres Purwakarta.

Diketahui, penyerangan yang dilakukan oleh tiga orang geng motor tersebut menyebabkan seorang pemuda bernama Bayu (16) warga Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Bayu mengalami luka berat di bagian pelipis kiri hingga ke telinga karena mendapatkan sabetan celurit dari geng motor tersebut.

Baca juga: Jalan Tol Demak-Tuban Bakal Usir Tanah Warga di Desa Tenggerkulon Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban

Ketiga pelaku yang diamankan pihak kepolisian yakni pria berinisial J(22), R (21) dan N (19) semuanya tercatat sebagai warga Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang

"Pelaku utama penyerangan dan penganiayaan terhadap seorang pemuda di Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao yang berjumlah 3 orang berhasil kami amankan pada Senin, 11 September 2023, di kediamannya masing-masing di Wilayah Klari, Kabupaten Karawang," ucap Wakapolres Purwakarta, Kompol Ahmad Mega saat rilis ungkap kasus di Mapolres Purwakarta, Rabu (27/9/2023).

Baca juga: Jalan Tol Demak-Tuban Bakal Usir Tanah Warga di Desa Sukoharjo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban

Kejadian itu bermula, Mega mengatakan, saat ketiga pelaku menggunakan satu sepeda motor Suzuki Skywafe melintas di jalan Industri, Kampung Nagrak, Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta menuju arah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang

"Saat pelaku melewati daerah tersebut pelaku membawa motor dengan kondisi zigzag dan menggesekkan celurit yang mereka bawa ke permukaan jalan aspal. Seketika aksi para pelaku membuat geram warga Desa Cicadas. Warga yang kesal langsung mencoba mengejar para pelaku tersebut dan korban pun mengejar menggunakan motor Honda Beat," kata Mega.

Pada saat itu pelaku tersadar bahwa mereka sedang dikejar, lanjut Mega, sehingga para pelaku memutuskan untuk memberhentikan motor yang mereka gunakan di depan Kantor Desa Cicadas. 

Baca juga: Jalan Tol Demak-Tuban Bakal Usir Tanah Warga di Desa Siding Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban

"Sesampainya korban di Kantor Desa Cicadas salah satu pelaku turun dari kendaraan kemudian mengayunkan sebuah celurit yang dibawanya ke arah motor korban namun pengemudi yang bersama dengan korban berhasil menghindar dengan cara menunduk. Namun, korban tidak sempat untuk menghindar hingga akhirnya celurit tersebut mengenai wajah dari korban dan korban terjatuh dari motornya," Jelas Mega. 

Ia melanjutkan, korban dan rekannya mencoba melarikan diri ke arah gang yang berada di samping kantor Desa Cicadas dan mencoba meminta pertolongan. 

"Usai melakukan penganiayaan tersebut, para pelaku melarikan diri. Sedangkan korban bernama Bayu (16) mengalami luka serius dibagian mata dan pelipis sebelah kiri. Alhamdulillah korban masih bisa diselamatkan dan saat ini korban sedang dalam masa pemulihan," ujar Mega. 

Baca juga: Jalan Tol Demak-Tuban Bakal Usir Tanah Warga di Desa Ngujuran Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban

Dari para pelaku ini, tambah Mega, pihaknya mengamankan barang bukti, sebilah cerulit panjang berukuran satu meter, sebilah celurit panjang 30 centimeter dan satu unit motor Suzuki Skywafe yang digunakan para pelaku. 

Pada saat dilakukan penangkapan, lanjut Mega, salah satu pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas, maka dilakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki pelaku. 

"Karena pelaku mencoba melawan saat dilakukan penangkapan, kami terpaksa melakukan tindak tegas terukur," ucap pria yang terkenal dengan keramahnya itu.  

Baca juga: Jalan Tol Demak-Tuban Bakal Usir Tanah Warga di Desa Ngujuran Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved