Lahan Kering di Pamulihan Sumedang Terbakar, Damkar Kesulitan Cari Sumber Air
Danton Damkar UPT Tanjungsari, Daniel Bakti, mengatakan, peristiwa ini dilaporkan oleh warga pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Lahan kering yang dipenuhi pohon bambu di Pamulihan, Sumedang, terbakar, pada Senin (25/9/2023) pagi.
Lokasi kebakaran tepatnya berada Kampung Cilengaar RT1/11 Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Sumedang
Danton Damkar UPT Tanjungsari, Daniel Bakti, mengatakan, peristiwa ini dilaporkan oleh warga pada sekitar pukul 10.00 WIB.
"Usai menerima laporan, satu tim Damkar dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman," ucap Daniel Bakti kepada TribunJabar.id.
Baca juga: Pria Mencurigakan Ditangkap Warga Cimanggung Sumedang, Tak Punya KTP, Diduga Mau Curi Motor
Menurutnya, tiupan angin yang kencang membuat api cepat menyebar dan membesar.
Tim dihalangi oleh kondisi di sekitar lokasi yang minim sumber air. Sumber air yang jauh membuat proses pemadaman terhambat.
"Anginnya cukup kencang, dan lokasi sumber air berjarak sekitar dua kilometer. Ini juga lagi mengambil air dulu," katanya, di sela-sela pemadaman.
Daniel mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa luas area lahan kering yang terbakar.
Namun, dia memperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar 200 meter persegi.
Baca juga: Herman Suryatman Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sumedang, Sang Istri Ingatkan Soal Ini
Menurutnya, kebakaran lahan tersebut diduga akibat ulah manusia.
Lahan dibakar oleh warga dengan maksud membuka area pertanian, hingga menjalar ke lahan yang kering.
"Diduga akibat pembakaran lahan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pembakaran-lahan-kering-di-Sumedang.jpg)