Rabu, 22 April 2026

Ratusan Warga Cimahi Keracunan

TERUS BERTAMBAH, Korban Keracunan Makanan saat Acara Reses Anggota DPRD Cimahi Capai 268 Orang

Korban keracunan makanan yang diduga dari acara reses anggota DPRD di RW 08, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi

|
TribunPriangan.com/ Hilman Kamaludin
Pj Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan saat menjenguk korban keracunan di RSUD Cibabat, Minggu (23/7/2023) malam. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIMAHI - Korban keracunan makanan yang diduga dari acara reses anggota DPRD di RW 08, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi hingga saat ini terus bertambah dan mereka masih mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.

Semua korban keracunan yang diduga dari nasi boks itu kebanyakan masih mendapat penanganan medis karena mereka merasakan berbagai macam gejala sehingga harus mendapat perawatan intensif agar segera pulih.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, hingga pukul 08.00 WIB total korban keracunan makanan tersebut sudah mencapai 268 orang.

Baca juga: Petaka Reses Anggota DPRD Cimahi, Korban Keracunan Bertambah hingga Ratusan Orang

"Jadi itu yang terdata di kami, kalau untuk korban yang dirawat di Rumah Sakit Cibabat 23 orang, Rumah Sakit Mitra Kasih 41 orang, Rumah Sakit Dustira 66 orang, Rumah Sakit Kasih Bunda ada 2 orang, dan yang lainnya rawat jalan," ujarnya saat dihubungi, Senin (24/7/2023).

Dwihadi mengatakan, semua korban tersebut merasakan gejala yang sama yakni, mual, muntah, diare, dan perut melilit, namun hingga saat ini dipastikan tidak sampai ada korban yang sampai mengalami dehidrasi berat.

"Semuanya ditangani di ruang inap dan diobservasi juga di sana, sehingga tidak ada yang sampai dirawat di ruang ICU, mudah-mudahan korbannya tidak sampai bertambah lagi," kata Dwihadi.

Baca juga: ASTAGHFIRULLAH, Balita di Sumedang Terkonfirmasi Positif HIV/AIDS, Mayoritas Berstatus Yatim

Hanya saja hingga saat ini, kata dia, masih ada korban yang bergejala, sehingga mereka hanya dirawat di rumahnya masing-masing dan jika membutuhkan penanganan disarankan untuk datang ke puskesmas terdekat.

"Kalau peserta (reses) ada 350 orang, jadi kalau melihat perkembangan, kasusnya nambah terus. Tadi jam 5 pagi pasien itu masuk ke Rumah Sakit Cibabat, tapi kami arahkan ke Rumah Sakit Dustira tapi banyak yang sudah pulang," ucapnya.

Baca juga: ASTAGHFIRULLAH, Orang Tua Ini Berikan Obat Antimo Anaknya yang Berumur 2 Bulan Hanya Karena Hal Ini

Marketing dan Humas Rumah Sakit Mitra Kasih, Indah Kusumawardani mengatakan, hingga saat ini masih ada 41 pasien keracunan yang menjalani perawatan dan 56 menjalani rawat jalan, sedangkan 6 orang dirujuk karena ruangan penuh.
"Kondisi pasien rata-rata mengalami gejala muntah, diare, hingga demam. Untuk yang gejala beratnya ada 1 orang, warga usia 60 tahun, dia mengalami dehidrasi berat  mengganggu ginjal dan kekurangan elektrolit," kata Indah.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved