Sabtu, 2 Mei 2026

Lapak Musiman Ade Memed, Penjual Sapi Lokal Setiap Iduladha di Kota Tasikmalaya

Jelang Idulkurban atau Iduladha yang jatuh pada Kamis (29/6/2023) mendatang, lapak musiman hewan ternak sapi, domba,

Tayang:
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: ferri amiril
Tribun Priangan.com/Aldi M Perdana
Lapak musiman Ade Memed (60), penjual hewan ternak sapi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Jelang Idulkurban atau Iduladha yang jatuh pada Kamis (29/6/2023) mendatang, lapak musiman hewan ternak sapi, domba, dan kambing mulai bermunculan, salah satunya lapak milik Ade Memed.

Ade Memed merupakan warga asal Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang sehari-hari menjual sapi tidak jauh dari rumahnya di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya.

Akan tetapi, setiap mendekati Idulkurban atau Iduladha, Ade Memed membuka lapak penjualan sapi musimannya di perempatan Jalan Gubernur Sewaka-Letjen Mashudi, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Melalui pantauan TribunPriangan.com, lapak penjualan sapi musiman Ade Memed berada di lapangan terbuka dengan hamparan rumput yang terletak di pinggiran jalan raya.

Tampak puluhan sapi tengah menyantap rumput berjajar di bawah terpal berwarna biru yang disangga oleh rangka bambu.

Kendati demikian, tidak tercium aroma khas kandang sapi yang tidak menyenangkan di lapaknya tersebut.

"Saya pastikan, semua ini sapi lokal semua yang saya bawa dari wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, khususnya Kecamatan Cibalong," jelas Ade kepada TribunPriangan.com pada Minggu (11/6/2023) di lapaknya.

Tambahnya, sapi-sapi lokal tersebut diperlakukan khusus, sehingga kandangnya pun tidak beraroma yang mengganggu hidung.

"Pastinya saya perlakukan khusus, tidak hanya makanannya saja. Bahkan, untuk menjaga kesehatan sapi-sapi lokal ini juga saya pakai ramuan, tidak pakai obat-obatan," lengkap Ade.

Terkait harga, sapi lokal yang dijualnya berkisar di angka Rp 15 juta sampai Rp 50 juta per ekor.

"Kalau di lapak yang di sini (Kota Tasikmalaya), yang paling mahal itu ada yang harganya Rp 40 juta, beratnya 6 kuintal atau 600 kilogram," terang Ade.

Terkait penjualan saat ini, sambungnya, lapak penjualan sapi musimannya tersebut belum ramai.

"Jadi, masyarakat itu baru lihat-lihat saja, tapi sudah ada yang laku," ungkapnya.

Ade juga menambahkan, bahwa transaksi juga belum terlihat signifikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved