Jumat, 17 April 2026

Layanan BSI Sempat Gangguan, Dirut: Kami Mohon Maaf dan Dana Serta Data Nasabah Tetap Aman

Layanan Bank Syariah Indonesia sempat mengalami gangguan/error. Kini pihak BSI sedang berusaha untuk memulihkan layanan.

Penulis: Nappisah | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Dok. BSI
Ilustrasi layanan BSI 

Laporan Wartawan TribunJabar, Nappisah

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menyampaikan permohonan maaf atas kendala atau gangguan yang dialami nasabah dalam mengakses layanan BSI.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi, menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan proses normalisasi dengan fokus utama untuk menjaga dana dan data nasabah agar tetap aman.

Hingga saat ini, kata dia, proses normalisasi layanan telah dilakukan dengan baik.

Baca juga: KUR Festival 2023, Kerja Sama Antara BSI dan Kemenko dalam Mendukung UMKM Milenial

“Atas nama Bank Syariah Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nasabah karena adanya kendala dalam mengakses layanan BSI pada 8 Mei 2023," kata Hery dalam keterangannya resmi yang diterima, Rabu (10/5/2023).

"Proses normalisasi layanan Bank Syariah Indonesia telah kami lakukan, dengan prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah tetap aman di Bank Syariah Indonesia,” ujarnya melanjutkan.

Pada Selasa (9/5/2023), BSI telah berhasil melakukan normalisasi layanan pada jaringan ATM dan kantor cabang.

Baca juga: Komitmen Dukung Penuh UMKM, BSI Gandeng ITB Tingkatkan Kapasitas Wirausaha Muda

Pada hari tersebut, lanjutnya, nasabah telah bisa melakukan transaksi di jaringan cabang dan ATM BSI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Masih pada hari yang sama, Selasa (9/5/2023) malam, secara bertahap layanan BSI Mobile juga sudah dapat diakses oleh nasabah dengan fitur-fitur basik.

Kemudian pada hari ini, Rabu (10/5/2023) pukul 14.00 WIB, Perseroan tengah melakukan monitoring dan proses normalisasi transaksi yang berdampak pada layanan BSI tidak bisa diakses sementara waktu yakni layanan di cabang, akses BSI Mobile maupun ATM di seluruh Indonesia.

Baca juga: BSI Berikan Edukasi dan Pelatihan untuk UMKM Supaya Naik Kelas

"Kami akan terus memberikan informasi terkini sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan normal," ucapnya.

Adapun terkait dengan adanya serangan cyber, lanjutnya, pada dasarnya BSI akan melakukan penelusuran atas hal tersebut.

“Hal tersebut perlu pembuktian lebih lanjut melalui audit dan digital forensik. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik itu regulator maupun pemerintah,” tutur Hery.

Hery pun menegaskan, komitmen BSI sebagai institusi perbankan untuk terus memperkuat pertahanan dan keamanan cyber, terutama demi kepentingan nasabah.

Baca juga: Fitur Lifestyle akan Tersedia di BSI Mobile, Tampilkan Layanan Entertainment

Pihaknya juga tidak henti mengingatkan nasabah untuk terus menjaga kewaspadaan dan berhati-hati terhadap berbagai bentuk modus penipuan serta kejahatan digital yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyaman ini dan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada BSI,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved