Senin, 4 Mei 2026

Longsor di Tasikmalaya

Jalan Menuju Pangandaran via Cineam Tasikmalaya Tertutup Longsor, Imbas Curah Hujan Lebat

Tanah longsor yang berasal dari tebing Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, telah menutup akses jalur ke arah Kabupaten Pangandaran lintas selatan, Jabar

Tayang:
TribunJateng.com
Ilustrasi Pembersihan medan jalan yang tertimbun longsor (Tribun Jateng/Khoirul Muzaki) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tanah longsor yang berasal dari tebing Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, telah menutup akses jalur ke arah Kabupaten Pangandaran lintas selatan, Jawa Barat.

Longsor yang menutup badan jalan di Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, ini terjadi pada hari Rabu, 3 Mei 2023 sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kurnia Trisna, tanah tebing tersebut longsor karena dipicu oleh hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak hari Selasa, 2 Mei 2023.

Kurnia Trisna mengungkapkan bahwa selain menyebabkan longsor, hujan deras juga telah mengakibatkan ambruknya tembok penahan tanah tebing di Jalan Cineam-Singkup KM14, Desa Cisarua.

Jalan ini merupakan penghubung dengan Kabupaten Pangandaran.

Baca juga: Waspada, BMKG Prediksi Cuaca Pangandaran Hari Ini akan Hujan Sejak Pagi Sampai Malam

Longsor yang terjadi di wilayah ini juga menciptakan ancaman bahaya bagi satu bangunan rumah warga.

"Longsoran berupa material TPT (Tembok Penahan Tanah) dan tanah menutup jalan," jelas Kurnia Trisna.

longsor juga disebabkan oleh tembok penahan tanah tebing yang sudah lama.

Tembok tersebut juga sebelumnya telah memiliki retakan sehingga tidak lagi kuat menampung beban tanah hingga menyebabkan terjadinya longsor.

"Seperti kurang kuat, sebelumnya sudah ada retakan, kelihatannya sudah lama," terangnya.

Kurnia Trisna membeberkan bahwa longsoran tanah yang menutup badan jalan di Cineam itu diperkirakan memiliki panjang 40 meter dan tinggi sekira 8 meter.

Baca juga: Satreskrim Polres Pangandaran Sidak Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Akibatnya, kendaraan roda empat untuk sementara tidak akan dapat melintas di jalur tersebut dan harus melewati jalur alternatif lainnya.

"Untuk roda empat masih ada beberapa alternatif. Bisa melewati Desa Cijulang, Cineam," ujar Kurnia Trisna.

Kurnia Trisna menjelaskan bahwa daerah Cineam menjadi salah satu kawasan di Kabupaten Tasikmalaya dengan tingkat potensi yang tinggi terhadap rawan longsor, khususnya selama musim hujan.

Saat ini, BPBD Tasikmalaya telah menurunkan beberapa orang petugas ke lokasi dengan peralatan untuk membersihkan jalan dari material longsoran tanah supaya bisa kembali digunakan oleh kendaraan-kendaraan dari dua arah.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved