H-2 Lebaran, Begini Prediksi Cuaca Hari Ini di Jalur Mudik Kabupaten Tasikmalaya
Memasuki momentum arus mudik H-2 Lebaran 2023 atau Idulfitri 1444 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: ferri amiril
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Memasuki momentum arus mudik H-2 Lebaran 2023 atau Idulfitri 1444 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) prakirakan cuaca di beberapa daerah, salah satunya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya.
Untuk wilayah Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis (20/4/2023), BMKG prakirakan terjadinya hujan ringan mulai dari pukul 16.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.
Begitu pula di Jalur Utara (Jalur Gentong) yang berada di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pemudik yang melintasi Jalur Gentong diharapkan untuk mewaspadai hujan ringan yang terjadi pada pukul 16.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB tersebut.
Sedangkan untuk Jalur Selatan (Jalur Singaparna yang melintasi Jalur Salawu), diketahui tidak terjadi hujan baik pagi, siang, maupun sore di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Perlu diketahui, jalur mudik sebelah selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jalur Singaparna yang melintasi Jalur Salawu), akan disediakan fasilitas kesehatan gratis bagi para pemudik.
Fasilitas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya tersebut beroperasi selama 24 jam.
“Semuanya 24 jam. Ada petugas juga yang sudah siap. Pastinya, bagi pemudik yang butuh jasa kesehatan ini, gratis. Tidak dikenakan biaya apapun,” terang Cecep Nurul Yakin selaku Wakil Bupati Tasikmalaya kepada TribunPriangan.com pada Selasa (18/4/2023) kemarin.
Tambahnya, fasilitas kesehatan gratis ini berada di pos-pos pengamanan arus mudik Lebaran 2023.
“Titik-titik rawan yang sudah dibuat posnya itu, semua stakeholder (red: pemangku kepentingan) harus bergabung di pos tersebut,” terang Cecep.
Diketahui, pada pos-pos yang dimaksud, TNI-Polri, BPBD, serta Dinkes akan bersiaga selama 24 jam.
“Tim kesehatan harus standby (red: bersiap). Ada beberapalah stakeholder, termasuk tim kesehatan dan harus ada ambulan. Dari BPBD harus standby, dari TNI-Polri juga ada, sehingga pada saat ada hal-hal yang sifatnya perlu ditangani segera, langsung terkoneksi dengan rumah sakit-rumah sakit terdekat,” lengkap Cecep.
Lanjutnya, pos-pos tersebut, termasuk juga fasilitas kesehatan gratis, akan tersedia di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.
“Nah, dari wilayah (hukum) Polres Tasikmalaya ‘kan dari arah Kecamatan Salawu. Ada pos Tapal Kuda, Singaparna, sampai Selatan. Sementara untuk wilayah utara (Jalur Gentong), saya belum ketemu dengan tim dari Polres Tasikmalaya Kota, karena itu ‘kan wilayah hukum mereka, mulai dari Gentong sampai Pagerageung, Ciawi, dan Rajapolah,” lengkap Cecep.
“Prinsipnya, semua titik-titik yang dijadikan pos untuk pelayanan masyarakat, dipastikan (untuk) arus mudik dan arus balik nanti, semuanya dalam kondisi lancar,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/langit-kabupaten-tasikmalaya_.jpg)