Penemuan Bayi Baru Lahir

Bayi Perempuan yang Ditemukan Terbungkus Kresek Hitam di Tasikmalaya dalam Kondisi Prematur

Bayi Perempuan yang Ditemukan Terbungkus Kresek Hitam di Tasikmalaya dalam Kondisi Prematur

Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Priangan/Aldi M Perdana
Lokasi ditemukannya bayi perempuan malang yang baru lahir terbungkus kantung plastik berwarna hitam yang dibuang di WC salah satu rumah warga Kampung Bojongnangka, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (11/3/2023) malam. 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Bayi perempuan yang baru lahir ditemukan terbungkus kantung kresek hitam di rumah warga Kampung Bojongnangka, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (11/3/2023) malam.

Bayi perempuan itu ditemukan di WC rumah tersebut. Meski bayi malang ini masih hidup, akan tetapi kondisinya prematur.

“Kalau dilihat keadaan bayi, dari kulit dan alat kelamin yang belum sempurna, kondisinya prematur. Diperkirakan usianya baru tujuh sampai delapan bulanan,” terang bidan Puskesmas Purbaratu, Uken Sukendarsih kepada TribunPriangan.com pada Sabtu (11/3/2023).

Baca juga: Tetap Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yang Rawan Banjir

Kemudian, Uken juga mendapati tali pusar bayi tidak terpotong rapi.

Dia menduga hal tersebut lantaran tali pusar dicabut secara paksa.

“Saat ditemukan juga bayi ini dalam kondisi kedinginan, hipotermia. Jadi (badannya) pada biru-biru, jadi bayinya cuma merintih saja,” tutur Uken.

Kini kondisi bayi perempuan malang tersebut kini sudah lebih baik dari sebelumnya.

Baca juga: Dugaan Polisi Penyebab Truk Engkel Terguling di Manonjaya Tasikmalaya

“Setelah dimasukkan ke inkubator, terus dikasih oksigen, barusan (sudah) ada menangis sedikit, tapi masih masih belum sempurna,” ujar Uken.

Pihaknya akan merawat bayi perempuan malang itu semaksimal mungkin, bahkan pihak Puskesmas Purbaratu telah berkonsultasi ke dokter kandungan.

“Barusan kami melaksanakan pertolongan pertama saja, dan berharap bayi malang ini segera sehat kembali,” pungkas Uken. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved