Bacaan Doa Ziarah Kubur
Bacaan Doa Ziarah Kubur Beserta Artinya, Dilengkapi Tata Cara dan Adab saat Berziarah
Ziarah kubur menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan umat Islam saat perayaan Idul Fitri. Biasanya seseorang melakukan ziarah kubur Orangtua
Penulis: Dwi Yansetyo Nugroho | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM- Ziarah kubur dengan berdoa atau hanya sekedar membersihkan makam adalah salah satu anjuran dalam Islam.
Sebab, kegiatan tersebut ternyata mempunyai banyak keutamaannya.
Biasanya, ziarah kubur menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan umat Islam saat perayaan Idul Fitri.
Terutama ketika seseorang melakukan ziarah kubur ke makam orang tua atau sanak saudaranya yang sudah meninggal.
Tujuannya tak lain untuk mendoakan mereka yang telah meninggal dunia.
Saat melakukan ziarah kubur, kita dianjurkan membaca doa ziarah kubur.
Baca juga: Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadhan, Lengkap Beserta Ketentuan dan Tata Caranya
Bacaan doa ziarah kubur adalah sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ
الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ
"Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì."
"Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì."
Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."
"Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR. Muslim).
Baca juga: Catat, PT KAI Bagi-bagi Reduksi Tiket Kereta Api untuk 5 Kategori Ini
Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Sulhani Hermawan MAg mengatakan, ziarah kubur merupakan suatu kegiatan yang diperbolehkan.
Rasulullah dulu pernah melarang umatnya untuk melakukan ziarah kubur, tapi hal itu sudah diperbolehkan kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Berdoa.jpg)