Gencar Turunkan Angka Stunting di Ciamis, Tim Kemendes Kolaborasi dengan Pemkab
Gencar Turunkan Angka Stunting di Ciamis, Tim Kemendes Kolaborasi dengan Pemkab
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Tim Kementrian Desa Teringgal dan Transmigrasi (PDTT) melakukan monitoring dan evaluasi konvergensi stunting secara langsung di beberapa Desa di Kabupaten Ciamis.
Rombongan tim Kemendes PDTT ini diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Ciamis di ruang Op Room Sekretariat Daerah, Kamis (29/12/2022) lalu.
Penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Hal tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Baca juga: 135 Anggota PPK di Ciamis Dilantik Jelang Pemilu 2024, Termuda Berusia 21 Tahun
Begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis yang beberapa tahun ini telah gencar berupaya dengan berbagai inovasi untuk menurunkan stunting.
Yana D Putra menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada pemerintah daerah khususnya Pemkab Ciamis dalam rangka kolaborasi untuk menurunkan angka stunting.
"Memotret perkembangan prevalansi stunting di Ciamis 5 tahun terakhir sejak 2017 sampai dengan 2021 terus mengalami penurunan, di antaranya dilihat angka kasus stunting dua tahun terakhir sebanyak 3.312, kasusnya menurun 1.461, dari sebelumnya 4.773 kasus," kata Yana.
Baca juga: Meski Harga Pertamax Turun, Antrean Pertalite Masih Mendominasi di SPBU Ciamis
Menurutnya, berkat kerjasama, inovasi dan kolaborasi yang semakin baik antara semua unsur dan berbagi pihak ikut berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Ciamis ini.
"Sementara untuk strategi dan intervensi yang dilakukan dalam upaya menurunkan prevalansi stunting di Kabuapten Ciamis yaitu melalui strategi inovasi, terpadu, kolaborasi kerjasama seluruh OPD pemerintah Kecamatan sampai desa serta seluruh unsur pentahelix," jelasnya.
Selain itu, Wabup juga menjelaskan salah satu upaya untuk mengoptimalkan penurunan prevalansi stunting di Kabupaten Ciamis telah ditetapkan Desa lokus stunting melalui Keputusan Bupati Ciamis.
Baca juga: Lantik PPK Se-Kabupaten Ciamis, Wabup Yana D Putra Akan Anggarkan Honor dan Fasilitas dari Pemda
"Adapun lokus desa stunting tersebut selama 2 tahun terakhir yaitu 10 desa lokus stunting di tahun 2021 dan 20 lokus stunting untuk tahun 2022" ujarnya.
"Semoga kegiatan ini dapat memberikan dan menambah semangat kepada seluruh pihak perangkat daerah dan desa untuk terus melakukan upaya pencegahan penanganan stunting terutama di desa secara menyeluruh," tandasnya.
Dalam sekempatan yang sama, Advisor Menteri Desa PDTT, Prof. Dr. Yoyon Suryono menyampaikan, penanggulangan stunting di desa menjadi salah satu program prioritas pembangunan desa selain digitalisasi desa dan program-program lainnya.
Baca juga: Wisata Ciamis Puncak Puspa, Negeri di Atas Awan yang Instagramable dan Bikin Candu
"Penurunan stunting di setiap desa ini menjadi tugas dan amanah yang harus diselesaikan oleh Kemendes, " jelasnya.
Dia menjelaskan Kabupaten Ciamis termasuk salah satu Kabupaten yang sukses dalam menurunkan tingkat stunting.
Baca juga: 108 Pegawai Kemenag Ciamis Dapat Penghargaan di Hari Amal Bhakti ke-77, Ini Pesan Bupati
Itu terbukti dengan diraihnya penghargaan Kategori Daerah Kabupaten Paling Inovatif di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 dalam pelaksanaan delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi .
"Kami ingin melihat yang sukses menurunkan tingkat stunting, bagaimana kolaborasi komponen tingkat kabupaten termasuk bagaimana mode percepatannya," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.