Jalan Rusak Berat Ancam Potensi Wisata dan Ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya Selatan

Jalan Rusak Parah Ancam Potensi Wisata dan Ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya Selatan.

Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TribunPriangan.com/Aldi M Perdana
Ruas jalan Pasir Gintung-Lengkongbarang yang rusak berat dan mengancam pariwisata serta perekonomian di wilayah Kabupaten Tasikmalaya bagian Selatan. 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Kepala Desa Mandalamekar, Alfie Akhmad Sa’adan Hariri mengeluhkan akan banyaknya jalan rusak berat di wilayahnya.

Kondisi jalan rusak berat di desa yang terletak di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya ini dinilai mengancam perkembangan ekonomi dan wisata di wilayah Kabupaten Tasikmalaya Selatan, terutama di desanya.

“Perlu diketahui, Desa Mandalamekar itu salah satu dari lima desa yang diberikan sertifikat atau Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Berkembang atau Desa Wisata dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Alfie saat ditemui TribunPriangan.com pada Senin (2/1/2023).

Baca juga: Wisata Tasikmalaya Rumah Batu, Destinasi Bangunan Unik di Tengah Hutan yang Wajib Dikunjungi

Akan tetapi, sambungnya, SK tersebut tidak berarti apa-apa jika infrastrukturnya tidak diperhatikan.

Dalam hal ini, infrastruktur seperi akses jalan menuju wilayah Kabupaten Tasikmalaya selatan, terutama Desa Mandalamekar.

“Bagaimana orang mau menikmati wisata di wilayah kami, jika satu-satunya akses menuju ke sana adalah jalanan yang rusak? Bahkan saya bingung harus menilainya seperti apa, karena kondisinya lebih dari rusak parah, benar-benar hancurlah pokoknya,” keluh Alfie.

Baca juga: Sampah Berserak Usai Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru 2023 di Tasikmalaya

Dia juga menambahkan, betapa ironis tiap kali desanya malah justru dikunjungi wisatawan penggemar olahraga offroad yang notabene senang menjajal jalanan seperti itu.

Sedang jalan utama yang digunakan masyarakat sehari-hari adalah jalan rusak parah yang juga dilintasi oleh para penggemar olahraga offroad tersebut.

“Namanya itu ruas jalan Pasir Gintung-Lengkongbarang. Memang (ruas jalan tersebut) tembusnya itu dari Kecamatan Jatiwaras ke Kecamatan Cikatomas,” ungkap Alfie.

Baca juga: BNN Tasikmalaya Buka Layanan Gratis Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Di ruas jalan tersebut, lanjutnya, masyarakat desa yang hendak pergi ke pasar, sekolah, hingga bahkan ke rumah sakit, kerap mengalami kesulitan dan memakan waktu yang tidak sedikit untuk menempuhnya.

“Ini yang jadi salah satu masalah utama, karena bisa merugikan kami di sisi perekonomian. Jangankan yang mau ke pasar, sekolah, atau rumah sakit, pengangkut komoditi yang menuju ke para petani lokal juga kesulitan, apa lagi yang mau berwisata,” pungkas Alfie. (*)

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved