Breaking News:

Pohon Tumbang di Garut

Garut Selatan Sudah Seminggu Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang dan Wisatawan Sepi

Garut Selatan Sudah Seminggu Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang dan Wisatawan Sepi

Dok. Kantor Desa Paas
Cuaca buruk terjang wilayah selatan Kabupaten Garut, satu pohon tumbang, kunjungan wisatawan juga dilaporkan sepi, Sabtu (31/12/2022) 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Wilayah Kabupaten Garut bagian selatan sudah satu minggu diterjang hujan dan angin kencang. Wisatawan dilaporkan mengalami penurunan.

Angin kencang tersebut juga merobohkan salah satu pohon di Jalan Pameugpeuk, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (31/12/2022) sore.

Kepala Desa Paas Agus Zenal mengatakan pohon roboh akibat hembusan angin kencang itu terjadi di depan kantor desa,

Baca juga: Bupati Sumedang Pimpin Apel Pengamanan Malam Tahun Baru, Ingatkan Masalah Ini

"Pohon roboh itu pas depan kantor desa, sempat menutupi jalan, cuaca di selatan sudah satu minggu buruk, angin kencang dan hujan deras," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Ia menuturkan angin kencang dan hujan yang menerjang wilayah selatan Kabupaten Garut biasanya terjadi mulai pukul 15.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Lalu lalang kendaraan ke wilayah pantai juga menurutnya cenderung sepi dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca juga: UPDATE Jelang Malam Tahun Baru 2023, Alun-alun Ciamis Mulai Dipadati Warga

"Berbeda dengan tahun 2020-2021, dulu seminggu sudah ramai, sekarang sepi," ucapnya.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan pihaknya menyarankan wisatawan untuk tidak berlibur ke gunung dan pantai selama kondisi cuaca ekstrem terjadi di Garut.

Wisatawan menurutnya disarankan untuk berlibur di wilayah perkotaan, hal itu menurutnya demi keselamatan berlibur di Garut.

Baca juga: TERBARU, Jadwal Kereta Api Garut Cibatuan Awal Tahun 2023, Lengkap Beserta Harga Tiketnya

"Kami mohon dan sudah melarang untuk tidak pergi ke laut dan ke gunung. Jadi kami mohon bantuan terutama dari dapil (Garut bagian) selatan, supaya menghimbau masyarakatnya tidak piknik ke pantai ataupun mendaki gunung," ujarnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved