Gempa Cianjur
1 Korban Gempa Cianjur yang Dirawat di RSHS Bandung Meninggal Dunia
Korban gempa Cianjur yang dirawat di RSHS Bandung kini menjadi 84 orang. Satu di antaranya meninggal dunia.
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Sejumlah pasien rujukan korban gempa Cianjur di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) hingga Rabu (23/11/2022) siang terus berdatangan.
Terdapat 13 pasien tambahan. Itu artinya, RSHS Bandung kini sedang merawat 84 orang korban gempa Cianjur, yang sebelumnya pada Selasa (21/11/2022), jumlah pasien rujukan sebanyak 71 orang.
"Total data 84 pasien dirawat dan yang masih di IGD 22 pasien, transfer rawat inap 51 pasien, pulang 10 pasien, meninggal satu orang. Sudah operasi 26 pasien, dan rencana dioperasi 10 pasien," ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama RSHS Yana Akhmad saat ditemui di RSHS Bandung, Jawa Barat, Rabu siang.
Baca juga: BREAKING NEWS! Update Korban Gempa Cianjur, 271 Meninggal Teridentifikasi dan 2043 Luka-luka
Yana menuturkan, korban yang meninggal datang dengan kondisi trauma pada bagian perut dan mengalami pendarahan serta sempat menjalani operasi.
"Kami berusaha, kami melakukan operasi abdomen. Setelah operasi kami rawat di ruang intensif, tapi tidak tertolong karena pendarahan," ucap Yana.
Baca juga: Evakuasi Korban Gempa Cianjur yang Terisolir di Desa Gasol Terus Diupayakan
Yana juga menambahkan hingga saat ini, RSHS Bandung tengah mengaktivasi dua unit ambulans untuk menjemput para pasien dari Cianjur.
"Kami juga mengirim tim ortopedi untuk melakukan screening mana yang bisa kami evakuasi ke RSHS atau ke rumah sakit lain," paparnya.
Yana menuturkan, mayoritas pasien korban gempa Cianjur mengalami trauma dan patah serta cedera di bagian kepala.
"Kondisi saat ini yang cedera kepala ringan sampai berat ada, yang mengalami fraktur juga ada. Kami lakukan operasi 24 jam," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pelaksana-Tugas-Direktur-Utama-RSHS-Yana-Akhmad.jpg)