Kamis, 30 April 2026

Update Batu Besar Tutup Jalur Alternatif di Pangandaran, 114 KK Terisolir

Kepala Desa Kawasen, Suharno menyampaikan suasana kondisi di lokasi batu berukuran besar yang longsor menutup akses alternatif jalan Kawasen Banjarsar

Tayang:
Editor: ferri amiril
istimewa Suharno kepala Desa Kawasen
Batu besar longsor menutup jalur alternatif Banjarsari menuju Pangandaran 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kepala Desa Kawasen, Suharno menyampaikan suasana kondisi di lokasi batu berukuran besar yang longsor menutup akses alternatif jalan Kawasen Banjarsari menuju Padaherang Pangandaran.

Di lokasi tersebut, memang merupakan daerah perbatuan dan biasa disebut dengan Bukit Batu.

Lokasinya terjal, ke bawah jalan terjal dan ada sungai besar kemudian di atas jalan itu bebatuan yang berukuran besar.

"Namun, lokasinya memang jauh dari pemukiman. Jadi, berada di daerah perhutani," ujar Suharno kepada TribunPriangan.com melalui WhatsApp, Rabu (9/11/2022) siang.

Dahulu juga, kata Ia, sekitar bulan Juni tahun 2022 pernah terjadi longsor dan sempat ditangani oleh tim dari Dahana bersama pihak Kepolisian.

Baca juga: Batu Besar Seukuran Rumah Longsor Tutup Jalan Alternatif dari Ciamis ke Pangandaran

"Namun, kejadian sekarang batu berukuran besar turun longsor lagi dan posisinya persis seperti sekarang yang terjadi," ucapnya.

Sebelum terjadi longsor, memang semalam (8/11/2022) ada turun hujan. "Cuman, pas kejadian longsornya itu saat tidak ada hujan. Kondisi cuaca pada Rabu (9/11/2022) pagi hari cukup cerah," kata Ia.

Menurutnya, memang di lokasi tersebut rawan terjadi longsor dan longsornya bebatuan semua. "Kalau pun ada material tanah, itu hanya kebawa oleh batu yang longsor," katanya.

Selain putusnya akses jalan dari Desa Kawasen Banjarsari ke Panyutran Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, aktivitas anak sekolah juga terhambat.

"Jumlah KK yang terisolir akibat longsor, itu sejumlah 114 KK yang berada di 3 RT 1 RW. Itu kan yang 114 KK, ada sekitar lebih dari 10 anak yang sekolah," kata Suharno.

Baca juga: UMK Pangandaran Rencana Naik Rp 23.773

Jadi, karena tidak ada akses jalan yang lain untuk pulang atau berangkat sekolah aksesnya ke jalan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, akses jalan alternatif penghubung Banjarsari Kabupaten Ciamis ke Panyutran Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran tidak bisa dilalui.

Hal tersebut akibat adanya longsoran material batu berukuran besar di wilayah Dusun Karangwangkal RT 03/01 Desa Kawasan, Kecamatan Banjarsari, Ciamis, pada Rabu (9/11/2022) sekitar pukul 08.15 WIB.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved