Selasa, 14 April 2026

Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total Terjadi Hari Ini, Catat Waktu dan Ikuti Tata Cara Salatnya

Berikut amalan-amalan yang dapat dikerjakan umat muslim saat terjadi Gerhana Bulan Total.

Kompas.com
Ilustrasi gerhana bulan total. (Dok BMKG) 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung menganjurkan masyarakat untuk melakukan beberapa amalan saat terjadi Gerhana Bulan Total 8 November 2022.

Adapun fase-fase Gerhana Bulan Total dimulai gerhana bulan awal yang akan berlangsung dari pukul 16.09 WIB.

Kemudian, awal Gerhana Bulan Total terjadi di pukul 17.16 WIB. Pertengahan gerhana pada 17.59 WIB. Akhir Gerhana Bulan Total 18.41 WIB. Lalu akhir Gerhana Bulan Total pada 19.49 WIB.

Adanya Gerhana Bulan Total ini, MUI Kota Bandung menyampaikan untuk umat muslim meningkatkan keimanan dan menjauhi kebiasaan-kebiasaan takhayul yang mengarah ke syirik.

Salah satu amalan yang dapat dikerjakan ketika terjadi Gerhana Bulan adalah melaksanakan salat gerhana secara berjamaah.

Baca juga: Berikut Daerah-daerah di Indonesia yang Dilewati Gerhana Bulan Total 8 November 2022

Berikut tata cara salat gerhana dua rakaat:

1. Berwudu dan niat di dalam hati untuk salat gerhana bulan.

2. Pada rakaat pertama, takbiratul ihram sebagaimana salat biasa.

3. Membaca doa iftitah dan bertaawuz, kemudian membaca surat Al Fatihah.

4. Lalu, dilanjutkan membaca surat yang panjang, misalnya surat Al Baqarah sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi SAW. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika salat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901).

5. Kemudian rukuk sambil memanjangkan bacaannya.

6. Kemudian bangkit dari rukuk (itidal).

7. Setelah itidal ini tidak langsung sujud, tetapi dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

Baca juga: Tata Cara Salat Gerhana Bulan Sesuai Sunnah, Langsung dari Kemenag RI

8. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya. Kemudian bangkit dari rukuk (itidal).

9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved