Selasa, 14 April 2026

Longsor Cadas Pangeran

BREAKING NEWS - Tebing di Cadaspangeran Sumedang Longsor, Batu Besar Timpa 2 Mobil

Tebing di jalur Cadaspangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ambrol, material longsor berupa batu besar menimpa dua mobil

Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar Video
Tebing di jalur Cadaspangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ambrol, Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.  

Laporan Kontributor Sumedang, Kiki Ahdiana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Breaking News. Tebing di jalur Cadaspangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ambrol, Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. 

Material tebing berupa batu-batu besar meluncur dari tebing menimpa dua mobil yang sedang melintasi Jalan Cadaspangerang.

Akibatnya mobil-mobil itu rusak parah. Salah satunya adalah Honda Freed bernopol B 2622 UBB.

Pantauan wartawan TribunPriangan.com, sejumlah batu besar beserakan di aspal jalanan. Batu-batu itu menutupi hampir setengah badan jalan Cadaspangeran.

Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.  Para korban penumpang dan sopir kendaraan yang mengalami luka-luka karena tertimpa batu telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri telah datang ke TKP. 

Arus lalu lintas dari kedua arah mengalami kemacetan cukup panjang.

Empat orang menjadi korban batu jatuh di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang. Keempatnya kini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumedang Selatan. 

Mereka adalah penumpang dua buah mobil yang tertimpa batu jatuh dalam peristiwa longsor di Cadas Pangeran, Sabtu (29/10/2022) sore, sekitar pukul 15.30 WIB. 

Longsor terjadi tanpa didahului hujan. Cuaca sangat cerah ketika tebing setinggi 50 meter melepaskan batu-batu seukuran mobil ke bawah.

Batu-batu itu menggelinding ke jalan raya Bandung-Sumedang yang saat itu ada dua mobil melintas. Kedua mobil tertimpa dan rusak. Keduanya adalah Fortuner bernomor polisi G 8336 WP dan Honda Freed bernomor polisi B 2622 UBB. 

"Ada empat korban yang telah dievakuasi," kata Dandim Sumedang, Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti di lokasi kejadian longsor. 

Hendrix menjelaskan, peristiwa longsor terjadi saat cuaca cerah. 

"Di mana longsor ini membawa material bebeatuan. Tebing yang longsor tingginya 50 meter," kata Hendrix.

Kepala Seksi Logistik BPBD Sumedang, Adang mengatakan bahwa keempat korban itu hanya mengalami luka ringan. Dia berharap tidak ada lagi kejadian serupa. 

"Sudah ditangani medis. Dan kejadian ini jadi bukti bahwa tanah di sekitaran Cadas Pangeran sudah jenuh dengan kandungan air. Sehingga tanpa hujan pun ada kejadian longsor," kata Adang.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved