Rabu, 8 April 2026

Longsor di Tasikmalaya

Longsor di Tasikmalaya, Dua Rumah Hancur dan Akses Jalan Terputus Total

akses jalan penghubung Desa Parungponteng dan Desa Barumekar Kabupaten Tasikmalaya terputus akibat longsor sejak Rabu.

Tagana Kabupaten Tasikmalaya
Akses Jalan di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Terputus Akibat Longsor 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Akses jalan penghubung Desa Parungponteng dan Desa Barumekar di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya terputus akibat longsor sejak Rabu pagi (26/10/2022) kemarin.

Hingga berita ini ditayangkan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Parungponteng masih turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi.

Asep Ahmad Fauzi, Kepala Bidang Operasi Pengendalian dan Perencanaan Tagana Kabupaten Tasikmalaya mengungkapkan, terdapat 5 titik akses jalan yang terdampak longsor di Kecamatan Parungponteng.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Ciamis Besok, Jumat 28 Oktober 2022

“Parungponteng yang longsor ke jalan ada 5 titik, tapi yang total terputus sampai tidak bisa dilalui kendaraan itu satu titik, tepatnya di Desa Girikancana,” jelasnya.

Sedangkan dari laporan Koptu Rudiansyah selaku Babinsa Desa Girikancana Koramil 1216/Cbl, kepada Kasdim 0612/Tsm, Mayor Inf Deni Zaenal Mutaqin, menyatakan bahwa longsor sepanjang 100 meter dan lebar 60 meter di Desa Girikancana diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di Kampung Sukajaya, RT004/RT001, Desa Girikancana, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Polres Ciamis Belum Berlakukan Tilang Elektronik, Ternyata Ini Alasannya

Penanganan sudah dimulai sejak 06.00 WIB tadi dan diketahui tidak memakan korban jiwa.

Kendati demikian, terdapat dua rumah warga serta satu bangunan SDN 2 Parungponteng yang terdampak.

Akses jalan protokol Cibalong-Parungponteng juga mulai dibuka-tutup untuk sementara waktu.

Rudiansya juga melaporkan bahwa Babinsa, anggota Polsek Parungponteng, relawan BPBD, Kepala Desa Girikancana, dan masyarakat terlibat di lapangan.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Garut Dinoland, Tempat Wisata Terbaru di Jawa Barat yang Recommended

Untuk itu, masyarakat setempat diimbau supaya tetap waspada dan segera melapor jika terjadi bencana. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved