Rabu, 15 April 2026

Bupati Sumedang Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana

Hujan nyaris setiap hari di Sumedang dengan intensitas ringan hingga lebat.

Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/Kiki andriana
Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir 

Laporan Kontributor TRIBUNPRIANGAN.COM Sumedang, Kiki Andriana

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Hujan nyaris setiap hari di Sumedang dengan intensitas ringan hingga lebat. Hujan dapat memicu bencana lonsgor di daerah berbukit dan banjir di dataran rendah. 

Mitigasi terhadap hal itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengeluarkan surat keputusan tentang Sumedang siaga bencana. 

"Kami sudah rapat antisipasi bencana. Sumedang ini konturnya berbukit dan memang rawan bencana," kata Dony Ahmad Munir, di Sumedang, Jumat (14/10/2022). 

Ia mengatakan, berlandaskan keputusan Bupati itu, menjadi kewajiban bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk senantiasa memantau prakiraan  cuaca terbaru yang dikeluarkan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geifisika (BMKG), dan mengambil keputusan taktis atas prakiraan itu. 

"Tiap hari BPBD sampaikan informasi cuaca dari BMKG," kata Dony. 

Dony mengatakan bahwa pemerintah wajib melindungi warganya dari ancaman bencana. Karena itu, mitigasi bahkan sejak lama telah disiapkan. 

Pemkab Sumedang membentuk tim-tim siaga bencana di tingkat Desa. Tim ini dinamai tim Desa Tangguh Bencana (Destana). Fungsinya adalah mengakselerasi informasi bencana agar segera sampai ke pemangku kebijakan. 

Jalur komunikasi Destana adalah ke BPBD Sumedang. 

Namun, kata Dony, ikhtiar selamat bukan hanya tugas pemerintah. Warga sendiri harus waspada akan bahaya-bahaya bencana. 

"Yang pertama berdoa semoga tidak terjadi bencana, karena Allah yang menentukan bencana itu. Kedua, ikhtiar warga untuk hati-hati dan menjaga lingkungan," katanya. 

Menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke saluran air. Tidak menebang pepohonan yang berfungsi menahan erosi. Dan sedimentasi di saluran air dikeruk.  

"Yang tinggal di perbukitan, kalau hujan, waspada untuk relokasi (mengungsi sementara)," ucap Dony.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved