Camat Selaawi Garut Juara I, Ridwan Kamil Beri Hadiah Belajar 5 Hari di Singapura

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada delapan camat terbaik di Jabar. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian sinergitas

Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/syarif abdusalam
Gubernur Ridwan Kamil beri penghargaan sinergitas kinerja tingkat kecamatan 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada delapan camat terbaik di Jabar. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian sinergitas kinerja tahun 2022. Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut mendapat peringkat 1 Kategori Kabupaten Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

Gubernur juga memberikan hadiah bagi delapan camat terbaik tersebut mengikuti “Short Course Smart Nation: Strategies, Opportunities and Cybersecurity Management for West Java, Indonesia", selama lima hari di Singapura.

"Kami berangkatkan ke Singapura lima hari bukan untuk belanja, tapi untuk belajar, spiritnya harus ada. Pulang dari Singapura ilmunya jangan ditelan sendiri, bikin kuliah umum untuk tim kecamatan," kata Ridwan Kamil dalam acara Penyerahan Penghargaan Hasil Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/10/2022).

Adapun dalam penjuriannya untuk menentukan delapan camat terbaik ini melewati beberapa tahapan. Peserta yang diseleksi sebanyak 18 kecamatan kategori kabupaten, dan sembilan kecamatan kategori kota.

Kang Emil, sapaan akrabnya, menilai para peserta yang hadir di Gedung Sate adalah orang-orang terbaik. Ia juga mengungkapkan bahwa di era kepemimpinannya apresiasi seperti ini memang perlu untuk menstimulus kinerja.

"Semua yang duduk di sini adalah orang terbaik. Penilaiannya panjang, dari A sampai Z untuk menunjukan di era kami apresiasi-apresiasi ini penting," ungkapnya.

Ia juga berharap ada pelatihan sebagai upaya lanjutan bagi kecamatan-kecamatan yang tidak meraih predikat terbaik. Hal itu dimaksudkan sebanyak 619 kecamatan yang tidak termasuk dalam delapan terbaik bisa naik kelas.

"619 sisanya harus naik kelas, maka itu saya titip dibikin ranking kayak (status) desa," katanya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved