Derasnya Sungai Citanduy jadi Kendala di Pencarian Hari Keempat Pengendara Beat
Operasi SAR gabungan pencarian hari keempat pengendara Beat yang hilang terseret arus sungai, belum membuahkan hasil Senin (10/10/2022)
Laporan Kontributor TRIBUNPRIANGAN.COM Ciamis, Andri M Dhani
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Operasi SAR gabungan pencarian hari keempat pengendara Beat yang hilang terseret arus sungai, belum membuahkan hasil Senin (10/10/2022).
“Hari belum berhasil, masih nihil,” ujar Kabid Darlog BPBD Ciamis, R Memet Hikmat Senin (10/10/2022).
Operasi melibatkan 21 personel masing-masing dari BPBD Ciamis, BPBD Kota Banjar, dan Basarnas. Bantuan lainnya dari personel dari PMI, Tagana Kota Banjar, serta Polres Ciamis berikut RAPI.
Operasi menggunakan tiga perahu mesin (LCR), penyisiran Sungai Citanduy dari arah Doboku Kota Banjar menuju Bendung Manganti, mulai pukul 09.00 WIB dan kembali balik kanan pukul 15.27 WIB.
Titik start penyisiran Sungai Citanduy di lokasi pertemuan Sungai Citanduy dan Sungai Cijolang (Doboku) setelah sebelumnya berkumpul dulu di BPBD Kota Banjar.
“Finishnya tadi pukul 15.27 WIB di Bendung Maganti. Penyisiran yang dilakukan sejauh 6 km,” katanya.
Meski cuaca hari ini, Senin (10/10/2022) cukup mendukung, namun menurut Memet, debit Sungai Citanduy masih tinggi. Arusnya masih deras.
Rencananya pencarian akan dilanjut besok, Selasa (11/10/2022) dengan daerah penyisiran mulai dari Bendung Manganti Lakbok menuju arah muara Sungai Citanduy di Segara Anakan Majingklak Pamotan Kalipucang.
“Belum ada informasi dari warga di sekitar alur Sungai Citanduy. Diduga korban sudah hanyut lolos dari Bendung Manganti, atau masih tersangkut,” ujar Memet.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pencarian-hari-keempat.jpg)