Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 1447 H

Bupati dan Wabup Sumedang Salat Idul Adha di Masjid Agung Sumedang, Dony: Momentum Memperbaiki Diri

Bupati  Sumedang Dony Ahmad Munir, dan Wakil Bupati Muhammad Fajar Aldila melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Sumedang, Rabu (27/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang
SAMBUTAN IDUL ADHA - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, saat memberikan sambutan kepada warga yang hadir melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Sumedang, Rabu (27/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati dan Wabup Sumedang melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Sumedang.
  • Bupati Dony mengajak warga mengukur cinta pada Allah melalui ketaatan dan keikhlasan.
  • Momentum Idul Adha juga diminta menjadi sarana menyembelih egois dan sifat buruk.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG -  Bupati  Sumedang Dony Ahmad Munir, dan Wakil Bupati Muhammad Fajar Aldila melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Sumedang, Rabu (27/5/2026). 

Dony Ahmad Munir tidak bertindak sebagai khatib. Namun, sebagai pemimpin, dia akan memberikan sambutan kepada masyarakat yang hadir. 

Bupati Dony mengajak warganya memanfaatkan momentum Idul Adha 1447 Hijriah untuk memperkuat keimanan. 

Menurutnya, Idul Adha harus dimaknai sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbaiki diri.

"Idul Adha bukan hanya sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum untuk mengukur sejauh mana kecintaan manusia kepada Allah SWT dan keikhlasan dalam berkorban," ucapnya. 

Baca juga: Diserbu Warga, Beras SPHP dan Minyak Murah Ludes di Gelar Pangan Murah DKUKMPP Sumedang

Dony mengatakan , ukuran cinta kepada Allah SWT tercermin dari ketaatan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dengan penuh keikhlasan serta istiqomah.

“Kalau cinta itu akan mudah diperintah dan tidak susah untuk dilarang. Seberapa besar kita menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya,” katanya.

Dony menuturkan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi teladan bagi umat muslim dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut Nabi Ibrahim mengajarkan tentang ketaatan tanpa syarat kepada Allah SWT, sementara Nabi Ismail mengajarkan arti kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah.

“Mari kita sembelih sifat egois, kesombongan, kemalasan, sifat kikir dan sifat-sifat buruk lainnya di momentum Idul Adha ini,” ucapnya.

Selain itu, Dony juga menekankan pentingnya memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, Idul Adha harus menjadi momentum untuk menghidupkan empati, memperkuat solidaritas dan meningkatkan rasa persaudaraan antarsesama.

“Idul Adha mudah-mudahan bisa melembutkan hati kita, menguatkan persaudaraan dan menghidupkan rasa empati kita kepada orang lain,” ujarnya.

Bupati mengajak masyarakat Kabupaten Sumedang untuk terus menjaga persatuan, keamanan dan semangat gotong royong demi terciptanya daerah yang harmonis dan penuh keberkahan.

“Mudah-mudahan dengan Idul Adha ini menjadikan diri kita lebih ikhlas, keluarga lebih harmonis, masyarakat lebih peduli dan Sumedang lebih diberkati oleh Allah SWT,” ujarnya. (***Kiki Andriana***)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved