Selasa, 12 Mei 2026

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Puji Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemkab Sumedang

Mantan Menteri BUMN RI Dahlan Iskan, berkunjung ke gedung Command Center di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (11/5/2026).

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
BERKUNJUNG KE SUMEDANG - Mantan Menteri BUMN RI Dahlan Iskan, berkunjung ke gedung Command Center Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (11/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dahlan Iskan apresiasi transformasi digital dan birokrasi transparan Pemkab Sumedang.
  • Sistem laporan harian dan layanan publik digital dinilai inovatif.
  • Bupati Dony dorong pelayanan efektif lewat teknologi, budaya, dan agama.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Mantan Menteri BUMN RI Dahlan Iskan, berkunjung ke gedung Command Center di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (11/5/2026). 

Setibanya di PPS, Dahlan Iskan disambut baik oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Mengenakan baju lengan panjang warna biru, rompi warna abu, dan celana warna krem, Dahlan meninjau ruangan sekitar Command Center, sebelum akhirnya masuk ke ruang penuh perangkat digital.

Kemudian setelah itu, Dahlan duduk serta menyimak paparan penting soal tranformasi digital di telah membuahkan hasil yang baik dalam kinerja pemerintahan Kabupaten Sumedang.

Dahlan mengapresisasi transformasi digital dan sistem tata kelola di Kabupaten Sumedang yang dinilai inovatif dan transparan. 

Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Wabup Sumedang Fajar Aldila Kader Masa Depan

Menurutnya, kualitas birokrasi merupakan penentu utama jalannya pemerintahan.

"Bupati Dony Ahmad Munir telah meletakkan dasar-dasar birokrasi yang baik melalui pendekatan digital yang inovatif. Pemerintahan ini jalan karena birokrasi, sehingga kalau birokrasinya rusak ya rusak,"

"Bupati Sumedang beserta jajarannya telah menata birokrasi menjadi lebih inovatif, sehingga ini diharapkan menular ke daerah yang lain, " katanya. 

Selain itu, Dahlan juga menyoroti keunikan sistem pelaporan birokrasi Pemkab Sumedang yang terbuka mulai dari laporan keuangan sampai program Makan Gizi Gratis (MBG) yang  bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja.

"Laporan birokrasi di sini sangat terbuka. Biasanya laporan itu per tahun, tapi ini setiap hari," katanya. 

Dahlan pun menyebutkan, pentingnya keberlanjutan sistem yang telah dibangun untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

 "Saya melihat bahwa mewariskan sistem itu sekarang sangat penting sekali, apa yang dilakukan Bupati dan jajarannya akan membenahi sistem tata kelola pemerintahan" katanya. 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, menyebutkan, bahwa pembangunan di Kabupaten yang dipimpinnya berlandaskan tiga pilar utama, yakni, agama, budaya, dan teknologi. 

Menurut Dony, teknologi menjadi akselerator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. 

"Pemkab Sumedang berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik secara optimal melalui digitalisasi layanan publik," ujarnya.

Dony mengatakan, reformasi birokrasi di Kabupaten Sumedang, dilandasi oleh transformasi menyeluruh.

"Seluruh layanan pemerintahan kini dapat diakses masyarakat melalui layanan WhatsApp WA KEPO maupun aplikasi TAHU Sumedang.Transparansi juga kami kedepankan. Masyarakat bisa melihat jumlah penerimaan daerah saat ini berapa, jumlah uang keluar berapa, supaya semua orang percaya," kata Dony. (***Kiki Andriana***)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved