Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Puji Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemkab Sumedang
Mantan Menteri BUMN RI Dahlan Iskan, berkunjung ke gedung Command Center di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (11/5/2026).
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Dahlan Iskan apresiasi transformasi digital dan birokrasi transparan Pemkab Sumedang.
- Sistem laporan harian dan layanan publik digital dinilai inovatif.
- Bupati Dony dorong pelayanan efektif lewat teknologi, budaya, dan agama.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Mantan Menteri BUMN RI Dahlan Iskan, berkunjung ke gedung Command Center di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (11/5/2026).
Setibanya di PPS, Dahlan Iskan disambut baik oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Mengenakan baju lengan panjang warna biru, rompi warna abu, dan celana warna krem, Dahlan meninjau ruangan sekitar Command Center, sebelum akhirnya masuk ke ruang penuh perangkat digital.
Kemudian setelah itu, Dahlan duduk serta menyimak paparan penting soal tranformasi digital di telah membuahkan hasil yang baik dalam kinerja pemerintahan Kabupaten Sumedang.
Dahlan mengapresisasi transformasi digital dan sistem tata kelola di Kabupaten Sumedang yang dinilai inovatif dan transparan.
Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Wabup Sumedang Fajar Aldila Kader Masa Depan
Menurutnya, kualitas birokrasi merupakan penentu utama jalannya pemerintahan.
"Bupati Dony Ahmad Munir telah meletakkan dasar-dasar birokrasi yang baik melalui pendekatan digital yang inovatif. Pemerintahan ini jalan karena birokrasi, sehingga kalau birokrasinya rusak ya rusak,"
"Bupati Sumedang beserta jajarannya telah menata birokrasi menjadi lebih inovatif, sehingga ini diharapkan menular ke daerah yang lain, " katanya.
Selain itu, Dahlan juga menyoroti keunikan sistem pelaporan birokrasi Pemkab Sumedang yang terbuka mulai dari laporan keuangan sampai program Makan Gizi Gratis (MBG) yang bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja.
"Laporan birokrasi di sini sangat terbuka. Biasanya laporan itu per tahun, tapi ini setiap hari," katanya.
Dahlan pun menyebutkan, pentingnya keberlanjutan sistem yang telah dibangun untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.
"Saya melihat bahwa mewariskan sistem itu sekarang sangat penting sekali, apa yang dilakukan Bupati dan jajarannya akan membenahi sistem tata kelola pemerintahan" katanya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, menyebutkan, bahwa pembangunan di Kabupaten yang dipimpinnya berlandaskan tiga pilar utama, yakni, agama, budaya, dan teknologi.
Menurut Dony, teknologi menjadi akselerator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
"Pemkab Sumedang berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik secara optimal melalui digitalisasi layanan publik," ujarnya.
Dony mengatakan, reformasi birokrasi di Kabupaten Sumedang, dilandasi oleh transformasi menyeluruh.
"Seluruh layanan pemerintahan kini dapat diakses masyarakat melalui layanan WhatsApp WA KEPO maupun aplikasi TAHU Sumedang.Transparansi juga kami kedepankan. Masyarakat bisa melihat jumlah penerimaan daerah saat ini berapa, jumlah uang keluar berapa, supaya semua orang percaya," kata Dony. (***Kiki Andriana***)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Dedi Mulyadi Sebut Wabup Sumedang Fajar Aldila Kader Masa Depan |
|
|---|
| 133 Siswa di Sumedang Belajar Hidup Bersama Warga di Kaki Gunung Kareumbi, Bupati: Ini Penting |
|
|---|
| Nominal Dana Bansos BPNT Bulan Mei 2026 yang Cair ke Rekening, Cek Hari Ini |
|
|---|
| Bobotoh Sumedang: Kita Tahu Mana yang Naga Sekarang Ini |
|
|---|
| Jangan ke Jatinangor! Lagi Macet oleh Konvoi Bobotoh Sumedang, Lagi Rayakan Persib Libas Persija |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/BERKUNJUNG-KE-SUMEDANG-Mantan-Menteri-BUMN-RI-Dahlan-Iskan-1152026-1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.