Jumat, 24 April 2026

Hari Jadi ke 448 Sumedang

Ribuan Warga Ikuti Sumedang Bersholawat, Momentum Refleksi HJS Ke-448

Lantunan selawat menggema di kawasan Alun-alun Sumedang saat ribuan warga menghadiri  “Sumedang Bersholawat” dalam rangka peringatan HJS ke-488

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
SUMEDANG BERSHOLAWAT - Ribuan warga menghadiri Sumedang Bersholawat dalam rangka peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448, di Alun-alun Sumedang, Kamis malam (23/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga hadiri Sumedang Bersholawat HJS ke-448 di Alun-alun, selawat menggema.
  • Tokoh agama hadir, jadi momen refleksi arah kemajuan.
  • Bupati ajak warga berkontribusi, aparatur jadi teladan dukungan publik

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Lantunan selawat menggema di kawasan Alun-alun Sumedang saat ribuan warga menghadiri  “Sumedang Bersholawat” dalam rangka peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448, Kamis malam (23/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh agama, di antaranya Muhammad Aldiansyah, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, serta Ketua MUI Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan peringatan HJS menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang daerah yang telah memasuki usia 448 tahun.

“Momentum ini menjadi cerminan sejarah sekaligus kompas untuk melangkah ke depan agar Sumedang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas kontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mengakui masih adanya berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki.

“Kami menyadari masih banyak keterbatasan. Ke depan, mari bersama meningkatkan rasa cinta dan menjadi bagian dari solusi untuk memajukan Sumedang,” katanya.

Dony juga menekankan pentingnya peran aparatur pemerintah sebagai teladan bagi masyarakat guna menumbuhkan kepercayaan publik.

"Kalau sudah menjadi teladan. Insyallah masyarakat akan percay kepada pemerintahnya. Kalau masyarakat sudah percaya tanpa diminta pun akan ikut berpartisipasi membangun Sumedang yang kita cintai. Itulah arti penting sebagai aparatur pemerintah menjadi tauladan, contoh ditengah-tengah masyarakat dan pionir kebaikan," katanya. (***Kiki Andriana***)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved