Meninggal Saat COD
BREAKING NEWS! Seorang Pria di Sumedang Tewas Tersungkur dari Atas Motor
Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban diduga tengah melakukan transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD) saat peristiwa terjadi.
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban diduga tengah melakukan transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD) saat peristiwa terjadi.
Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Sehari-hari, korban berprofesi sebagai wiraswasta yang kerap melakukan transaksi jual beli handphone dengan sistem COD.
Ditemukan Duduk di Atas Motor, Lalu Tersungkur
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika seorang saksi melihat korban duduk di atas sepeda motor di depan salah satu rumah warga. Tak lama berselang, saksi lain sempat berbincang dengan korban dan melihat darah keluar dari tubuhnya.
Beberapa saat kemudian, korban tergeletak di tanah. Warga yang panik segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang kemudian meneruskannya ke pihak kepolisian.
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara COD. Dugaan sementara, peristiwa terjadi saat korban tengah menjalankan transaksi tersebut.
Baca juga: Buah Kurma Kalahkan Gorengan Pada Menu Favorit Buka Puasa Pekan Pertama di Sumedang
Jajaran Polres Sumedang bersama Polsek Sumedang Utara menindaklanjuti laporan ini. Kapolsek Sumedang Utara dan personel piket fungsi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim INAFIS serta tenaga medis diterjunkan guna melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan barang bukti. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk menjalani autopsi demi memastikan penyebab kematian secara medis.
Penanganan perkara kini dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sumedang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, melalui Kapolsek Sumedang Utara AKP Kiki Hartaki menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat menangani kasus tersebut.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan keterangan para saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Sat Reskrim,” katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/meninggalsaatcodcodocodococ.jpg)