Alun-alun Sumedang Dibersihkan Jelang Ramadan, Bupati Dony Turun Tangan
Menjelang Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat menata kebersihan ruang publik.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Sumedang bersih-bersih Alun-alun Sumedang jelang Ramadan 1447 H.
- Dony Ahmad Munir pimpin aksi; soroti limbah minyak PKL bikin licin.
- PKL ditata, Satpol PP awasi; targetkan ruang publik bersih, aman, nyaman.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Menjelang Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat menata kebersihan ruang publik. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Alun-alun Sumedang, yang dibersihkan secara gotong royong pada Rabu (18/2/2026).
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang.
Kegiatan bersih-bersih dilakukan menyusul kondisi alun-alun yang mulai terlihat kotor. Salah satu persoalan yang disorot adalah sisa minyak goreng dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berpotensi membuat permukaan jalan licin dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat keramaian warga, terutama saat ngabuburit selama Ramadan.
Baca juga: Bupati Sumedang Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Bijak Hadapi Tekanan Ekonomi Jelang Ramadan
Bupati Dony menegaskan, menjaga kebersihan fasilitas publik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk para pedagang.
“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya kesadaran dari warga. PKL yang berjualan harus ikut menjaga kebersihan fasilitas publik. Kita jaga bersama sehingga semua nyaman,” ujar Dony di sela kegiatan.
Selain kebersihan, penataan PKL juga menjadi perhatian. Menurutnya, aktivitas ekonomi tetap harus berjalan, namun tidak boleh mengganggu fungsi utama ruang publik sebagai tempat interaksi warga.
Ia pun meminta Satpol PP untuk melakukan pengawasan secara konsisten demi menjaga ketertiban dan estetika kawasan.
“Saya tugaskan Satpol PP menjaga keamanan, ketertiban, dan keindahan alun-alun. PKL harus ditata dengan baik, tidak boleh menghalangi trotoar dan akses jalan. Jangan sampai minyaknya berserakan ke jalan,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadan, ketika intensitas kunjungan masyarakat ke alun-alun meningkat signifikan, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.
Pemkab Sumedang berharap, dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Alun-alun Sumedang dapat menjadi ruang publik yang bersih, aman, dan nyaman bagi warga yang ingin beraktivitas maupun berkumpul bersama keluarga selama bulan suci. (***Kiki Andriana***)
Baca juga: Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadan 2026 Kabupaten Sumedang Satu Bulan Penuh
Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News
| Cahaya Lilin Saat Mati Lampu di Cimanggung Sumedang Berubah Jadi Petaka, 1 Tewas 1 Luka Bakar |
|
|---|
| 2 Rumah di Cimanggung Sumedang Terbakar, Seorang Lansia Lumpuh Meninggal |
|
|---|
| Di Tengah HUT IKAHI, Kuasa Hukum Ahli Waris Tol Cisumdawu Soroti PN Sumedang Cairkan Konsinyasi |
|
|---|
| Kejaksaan Negeri Sumedang Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus PJU dan Retribusi Parkir |
|
|---|
| "Rabu Ngangkot", ASN Sumedang Wajib Naik Angkot Setiap Rabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/BERSIHKAN-ALUN-ALUN-Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-1822026-1.jpg)