Tak Ada Petugas Memantau, Longsor Susulan di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Masih Mengintai
Ancaman bencana tanah longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang masih tinggi
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Ancaman longsor Cadas Pangeran Masih Tinggi* Tidak ada petugas berjaga di lokasi longsor* Hujan masih mengguyur di sekitar lokasi
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Ancaman bencana tanah longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang masih tinggi.
Pengendara yang berencana melintas di jalur ini wajib untuk ekstra waspada.
Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian cukup terjal di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan.
Longsor pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) petang, dan di titik yang sama, longsor susulan terjadi pada Jumat (26/12/2025) sore.
Meski adanya potensi longsor susulan, di lokasi longsor terpantau tanpa ada petugas yang melakukan pemantauan dan untuk memastikan bergerak cepat tatkala longsor susulan kembali terjadi di lokasi tersebut.
Seperti pengamatan Tribun, Minggu (28/12/2025) sejak pukul 15.10 WIB hingga pukul 16.20 WIB.
Di lokasi longsor, hanya terlihat ada 10 pembatas jalan (road barrier) berwarna oranye, puluhan cerucuk bambu, dan dua batang pipa paralon warna putih menancap ke tanah. Dua pipa paralon tersebut terlihat mengeluarkan air seukuran jari tangan orang dewasa.
Hingga berita ini ditulis, hujan intesitas sedang yang mengguyur jalur Cadas Pangeran sejak pukul 16.31 WIB, sudah mereda, dan gerimis turun perlahan di jalur ini.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Pelaksan BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengatakan, kawasan Cadas Pangeran memang termasuk wilayah rawan bencana, dengan sejumlah titik yang berpotensi longsor, baik di sekitar Jelekong maupun titik-titik lainnya di sepanjang jalur tersebut.
"Kalau potensi, Cadas Pangeran ini memang kita waspadai. Ada beberapa titik rawan longsor. Tanah yang tidak kuat dan hujan terus-menerus memang meningkatkan risiko,” ujarnya.
Ia mengimbau para pengendara yang melintas di jalur Cadas Pangeran agar tetap waspada, terutama saat hujan deras.
“Pengendara kami sarankan hati-hati. Kalau hujan terlalu deras, sebaiknya berteduh di tempat yang aman,” katanya.(*)
| Rumah dan Kandang Ternak di Tanjungsari Sumedang Terbakar, Penyebabnya Masih Diselidiki |
|
|---|
| Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan |
|
|---|
| Persija VS Persib, Bupati Sumedang Imbau Halaman Kantor Kecamatan Jadi Tempat Nobar |
|
|---|
| Cuaca Garut 6 Mei 2026: Hujan Ringan, Petir hingga Cerah di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
| BMKG Prediksi Kota Tasikmalaya Hujan Ringan Hari Rabu Ini, Pagi Masih Cerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Mata-Air-di-Lokasi-Longsor-Cadas-Pangeran.jpg)