Minggu, 12 April 2026

Truk Susu Terperosok

BREAKING NEWS - Truk Boks Pengangkut Susu Nyungsep di Jatinangor Sumedang, Hingga Terguling

Terlihat truk berpelat nomor B 9960 UCE ini nyungsep ke halaman LPK setelah membabat habis pagar bangunan tersebut

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Kiki Andriana
TRUK NYUNGSEP - Sebuah truk boks pengangkut susu teperosok ke halaman sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pemagangan Jepang Mirai Nusantara, di Jatinangor, Sumedang, Senin (8/12/2025) siang.  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sebuah truk pengangkut susu teperosok ke halaman sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pemagangan Jepang, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (8/12/2025) siang. 

Menurut saksi mata, sebelum kecelakaan truk boks itu melaju dari arah Sumedang. Ketika sampai di sekitaran Cikuda dengan kontur jalan menurun dan menikung, ada hambatan arus karena banyak orang berbelok ke jalan desa tujuan Desa Cisempur. 

Terlihat oleh saksi, mobil itu tidak fungsi rem, sehingga terperosok ke halaman LPK Mirai Nusantara di Desa Hegarmanah, Jatinangor itu. 

Terlihat truk boks berpelat nomor B 9960 UCE ini nyungsep ke halaman LPK setelah membabat habis pagar bangunan tersebut.

Baca juga: Anggota Satpol PP Sumedang Kini Makin Jago Identifikasi Rokok Ilegal

Beruntung, yang biasanya di halaman banyak siswa LPK sedang istirahat, saat kejadian, siswa sedang di dalam kelas. 

"Kejadian sekitar 15 menit lalu (11.40 WIB), tidak da korban. Biasanya di sini banyak siswa yang kumpul, kebetulan istirahat, masuk kelas langsung kejadian," kata Yadi Haryadi, saksi mata kejadian itu. 

Yadi sedang berada di depan rumahnya, di dekat LPK Mirai Nusantara itu. Ketika truk itu nyungsep, terdengar olehnya suara tubrukan yang keras antara benda-benda keras. 

"Saya lagi di depan rumah, suara keras tadi terdengar, tiga pilar remuk, pohon mangga dua hancur. Keras suaranya," katanya. 

Ketika suara itu sampai di telinganya, Yadi sontak berdiri dari duduknya. Matanya tertuju pada sumber suara. Cemas. Namun, ketika dia periksa, yang hancur bukan kendaraan dengan kendaraan lainnya. 

"Dikira ngebabat mobil semua, biasanya (kalau kecelkaan begitu di situ), ternyata masuk ke halaman," katanya. 

Menurutnya, di situ, sering terjadi kecelakaan. Sepanjang dia tinggal di wilayah itu, artinya sejak muda, dia sering menyaksikan kecelakaan lalu lintas di turunan yang menikung tersebut. 

"Saya kebetulan di sini, depan rumah saya, banyak keelakaan. Ini juga karena minim rambu, dan kalau malam gelap, lampu PJU tidak ada," kata Ketua BPD Desa Hegarmanah itu. (*)

 


 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved