Minggu, 10 Mei 2026

165 Sekolah Rakyat Sudah Aktif KBM, Gus Ipul: Mendidik Murid SD Harus Sabar

Gus Ipul atau Saifullah Yusuf, Menteri Sosial RI berkunjung ke Sumedang untuk mengecek Sekolah Rakyat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Kiki Andriana
SEKOLAH RAKYAT - Gus Ipul atau Saifullah Yusuf, Menteri Sosial RI saat diwawancara Tribun Jabar.id, di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (13/10/2025). Dikatakannya, di Indonesia, sudah ada 165 Sekolah Rakyat rintisan, dan secara bertahap mulai dibangun gedung sekolahnya termasuk sesegera mungkin untuk Kabupaten Sumedang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Gus Ipul atau Saifullah Yusuf, Menteri Sosial RI berkunjung ke Sumedang untuk mengecek Sekolah Rakyat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto untuk anak-anak dari keluarga sangat miskin. 

Di Sumedang, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Rakyat sudah berjalan sejak Agustus 2025.

Gus Ipul mengapresiasi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila yang telah banyak inisiatif-nya. 

"Memanfaatkan waktu bisa bertemu, dan menyaksikan penyelenggaraan sekolah rakyat di sejumlah titik, dan ini sekolah-sekolah rintisannya," kata Gus Ipul kepada Tribun Jabar.id, di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Selain Jadi Kado Istimewa HUT, Peresmian Sekolah Rakyat di Kota Tasik Juga Bikin Warganya Senang

Dia mengatakan di Indonesia, sudah ada 165 Sekolah Rakyat rintisan, dan secara bertahap mulai dibangun gedung sekolahnya termasuk sesegera mungkin untuk Kabupaten Sumedang

"Sejak pertama kali dimulai bulan Juli di 63 titik, Agustus 37 titik, dan September 65 titik, semuanya sudah bisa melaksanakan KBM dengan baik," katanya. 

Dia mengatakan, dari semua yang telah berlangsung, KBM untuk siswa SD menang agak perlu kesabaran ekstra. Perlu empati. 

"Memang dari pelajaran sebelumnya, di awal memang ada dinamika cukup tinggi, apalagi yang SD, memang perlu kesabaran, empati dari seluruh tenaga kependidikan,"

"Saya percaya kepsek, guru, wali asuh, dan semua tenaga kependidikan sekolah rakyat bisa mengatasi dinamika itu, sambil kita sempurnakan sarana dan prasarananya, dukungannya," katanya. 

Gus Ipul memastikan, seiring dengan waktu, kekurangan bisa diperbaiki, dan dipenuhi secara bertahap. 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved