Senin, 18 Mei 2026

Penjelasan Manajemen Persib Soal Adanya Oknum Pendukung PSM yang Lempar Flare

Setelah Persib Bandung berhasil menumbangkan PSM Makassar dengan skor 1-2, pada Super League Indonesia 2025/2026

Tayang:
Editor: ferri amiril
Tangkap layar ileague.id
CETAK GOL - Julio Cesar, pemain belakang Persib Bandung, membawa Persib membungkam PSM Makassar lewat gol yang tercipta di menit-menit akhir alias injury time pada laga pekan ke-33 Super League Indonesia di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, beberapa saat lalu. Gol Julio Cesar menit ke 90+6 membawa Persib Bandung unggul dengan skor 2-1 atas PSM Makassar. 

Ringkasan Berita:* Setelah Persib Bandung berhasil menumbangkan PSM Makassar dengan skor 1-2, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026) terjadi kericuhan

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Setelah Persib Bandung berhasil menumbangkan PSM Makassar dengan skor 1-2, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026) terjadi kericuhan.

Kericuhan tersebut akibat adanya oknum Suporter PSM yang menyalakan flare dan melemparkannya ke lapangan setelah laga. Tak hanya itu, bahkan para oknum juga turun ke lapangan.

Head of Communication PT Persib, Adhi Pratama, mengucapkan alhamdulilah, pihaknya memastikan seluruh pemain, tim pelatih, official, dan rombongan Persib berada dalam kondisi aman, sehat, serta tidak mengalami cedera setelah pertandingan melawan PSM Makassar.

"Dalam setiap pertandingan, keselamatan seluruh anggota tim selalu menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, langkah-langkah penyesuaian situasi di lapangan dilakukan, untuk memastikan seluruh pemain dan official dapat kembali ke area yang aman dengan baik," ujar Adhi, saat dihubungi, Senin (18/5/2026).

Menurut Adhi, Persib memahami bahwa sepak bola menghadirkan emosi, harapan, dan antusiasme yang besar bagi banyak pihak.

Baca juga: Masih Dicari Sebabnya, Bobotoh Bentrok di Pangkalan Damri Jatinangor Hingga Luka Bacok

"Kami percaya semangat sportivitas, saling menghormati, serta menjaga keamanan bersama, merupakan bagian penting dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin positif dan profesional," tuturnya.

Adhi mengatakan, pihaknya  mengapresiasi seluruh pihak yang turut membantu,  memastikan situasi dapat terkendali, sehingga rombongan tim berada dalam kondisi aman.

"Saat ini fokus sepenuhnya diarahkan pada proses pemulihan kondisi pemain, serta persiapan menghadapi pertandingan terakhir musim ini, melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026, di Stadion GBLA," katanya.

Adhi menjelaskan, pertandingan itu  menjadi momen penting bagi tim, namun sebagaimana prinsip yang selalu dijaga Persib, seluruh elemen tim memilih untuk tetap fokus pada proses, bekerja dengan rendah hati, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin hingga laga terakhir.

"Setiap pencapaian besar hanya dapat diraih melalui kerja keras, konsistensi, serta dukungan dari seluruh pihak yang selama ini berjalan bersama Persib," katanya.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan yang terus diberikan kepada tim.

"InsyaAllah, rombongan PERSIB akan kembali ke Bandung hari ini untuk melanjutkan persiapan dengan penuh tanggung jawab dan semangat," katanya.

Adhi mengatakan, Persib berharap sepak bola Indonesia terus tumbuh menjadi ruang persatuan, kebanggaan, dan inspirasi.

"Sementara bagi tim, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan musim dengan performa terbaik dalam upaya mewujudkan sejarah baru bagi klub," ucapnya.

Sebab memang laga terakhir menjadi laga penentu bagi Persib, jika saja tidak kalah baik menang atau imbang, maka dipastikan Persib mencetak rekor hattrick Juara Liga Indonesia tigakali berturut-turut.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved