Jumat, 10 April 2026

Andrew Jung Sebut Agak Sulit Bermain dengan 10 Lawan 11

Andrew Jung menjadi pencetak gol satu-satunya saat Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC, pada leg kedua babak 16 besar AFC

Editor: ferri amiril
istimewa
Andrew Jung menjadi pencetak gol satu-satunya saat Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC, pada leg kedua babak 16 besar AFC 

Ringkasan Berita:* Andrew Jung menjadi pencetak gol satu-satunya saat Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC, pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026)

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Andrew Jung menjadi pencetak gol satu-satunya saat Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC, pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).

Meski Persib menang 1-0 lewat gol yang dicetak Jung, tapi Persib tersingkir di ACL-2, sebab di leg pertama saat berlaga di Thailand, Persib kalah 3-0.

Andrew Jung mengaku, seperti yang dikatakan pelatihnya, Bojan Hodak, di babak pertama timnya bermain dengan baik dan bisa mencetak gol.

"Tapi setelah kondisinya sebelas melawan sepuluh, kondisi jadi menjadi lebih sulit untuk menang, itu saja," kata Jung, setelah laga.

Sebab memang di akhir babak pertama Persib kekurangan satu pemainnya karena Uilliam Barros mendapat kartu merah setelah melakukan tekel.

Baca juga: Kronologi Bobotoh Masuk ke Lapangan Setelah Persib Lawan Racthaburi FC

Saat disinggung bagaimana, kondisi di lapangan ketika bermain dengan sepuluh pemain dan mengejar selisih dua gol,  Jung mengatakan, semua tahu, jika saja  bisa mencetak satu gol lagi di babak pertama, itu akan sulit bagi mereka.

"Karena memang tidak mudah bermain di sini (Bandung), tapi seperti yang tadi saya katakan, tidak mudah untuk bermain sebelas melawan sepuluh. Kami sudah mencoba, sudah mengerahkan segalanya saya rasa tapi itu tidak cukup. Tidak mudah karena kekurangan satu pemain, saya rasa, kami sudah melakukan yang terbaik," tuturnya.

Menurut Jung, kekalahan ini merupakan kekalahan di leg pertama.

"Ya, seperti yang pelatih katakan, kami kalah di laga leg pertama, bukan hari ini. Tapi saya tidak mau bicara mengenai wasit," kata Jung.

Sebab memang beberapa keputusan wasit yang memimpin pertandingan dinilai tak tepat dan merugikan Persib, bahkan Bobotoh yang menyaksikan langsung di stadion meneriakan kekecewaannya.

"Yang pertama, kami merasa kecewa karena kami tidak lolos (ke babak selanjutnya)," kata Jung.

Sedangkan untuk suporter di sini, menurut Jung, luar biasa, timnya bermain di suatu momen dan ia senang melihat suporter karena kembali memberikan dukungan yang luar biasa.

"Sayang kami tidak lolos, dan merasa kecewa akan hal itu," katanya.

Dengan tersingkirnya Persib di ACL-2, kini fokus mengarungi Super League Indoensia 2025/2026.
 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved