Persib Bandung

Detik-detik Duel Panas Persib VS Persija, Psywar dan Vandalisme Warnai Pusat Kota Bandung

Selembaran dengan tulisan kata-kata menjatuhkan mental lawan itu, terlihat ditempel pendukung Persib Bandung di tiang perempatan lampu lalu lintas. 

Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman
PSYWAR - Selembaran dengan tulisan kata-kata menjatuhkan mental lawan ditempel pendukung Persib Bandung di tiang perempatan lampu lalu lintas. Psywar atau perang psikologis untuk menjatuhkan mental lawan menjelang derby panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta semakin banyak ditemukan di sejumlah titik di Kota Bandung, Sabtu (10/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Psywar jelang Persib vs Persija muncul di selembaran dan vandalisme di Bandung
  • Polisi imbau suporter jaga kondusifitas, jangan terpancing provokasi
  • Patroli di pusat keramaian untuk antisipasi sweeping dan kericuhan suporter

 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Psywar atau perang psikologis untuk menjatuhkan mental lawan menjelang derby panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta semakin banyak ditemukan di sejumlah titik di Kota Bandung, Sabtu (10/1/2026).

Selembaran dengan tulisan kata-kata menjatuhkan mental lawan itu, terlihat ditempel pendukung Persib Bandung dibeberapa tiang perempatan lampu lalu lintas. 

Menurut pantauan Tribun, selembaran tersebut nampak di perempatan lampu lalu lintas Buah Batu dan Dago atau Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung

Sebelumnya, orang tak dikenal sempat terekam kamera sedang melakukan aksi vandalisme di Flyover Pasupati.

Baca juga: Prediksi Skor Persib vs Persija Versi Bupati dan Wabup Sumedang: Bobotoh Nobar di PPS Ada Hadiahnya

Berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah sosial media, seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis "PJFC" menggunakan cat warna orange.

Namun, tulisan PJFC yang diduga singkatan Persija FC itu sudah ditimpa dengan cat warna abu-abu, kemudian di bagian sampingnya terdapat tulisan 1933 Still Alive. Tulisan terbaru tersebut diduga dibuat oleh oknum suporter Persib  Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengimbau kepada para pendukung untuk menjaga susana dan kondusifitas, khususnya di media sosial (medsos).

"Jaga kondusifitas di medsos, dilarang melakukan provokasi atau ujaran kebencian yang memicu konflik antar suporter," ujar Hendra. 

Baca juga: Nobar Persib vs Persija di Tasikmalaya Digelar Viking, Dihadiri 1.500 Bobotoh

Hendra juga minta para pendukung kedua tim untuk mengontrol emosi jelang pertandingan bergengsi ini.

"Jangan mudah terpancing provokasi. Persaingan di puncak klasmen sedang sangat ketat. Tindakan anarkis hanya akan merugikan peluang juara," ucapnya.

Selain itu, petugas juga bakal melakukan patroli diberbagai pusat keramaian seperti Stasiun hingga terminal, untuk mengantisipasi adanya oknum suporter yang melakukan sweeping. 

"Patroli Polsek dan Patroli Samapta telah diberikan tugas untuk pantau situasi kamtibmas di wilayahnya terkhusus apabila ada tindakan sweeping oleh Bobotoh terhadap yang diduga Jakmania maupun kendaraan Plat B," katanya. 

Baca juga: Laga Panas Persib vs Persija di GBLA, Bobotoh Pangandaran Prediksi Maung Bandung Menang

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved